DIALEKSIS.COM | Jakarta - Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memeriksa 13.584 unit bus dalam inspeksi keselamatan (rampcheck) menjelang arus mudik Lebaran 2026. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan kelayakan armada angkutan umum dan menekan risiko kecelakaan selama periode perjalanan mudik.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Aan Suhanan mengatakan rampcheck telah dilakukan sejak 23 Februari 2026 di berbagai lokasi seperti Terminal Tipe A, pool bus, rest area, hingga titik rawan kecelakaan. Pemeriksaan ini akan terus berlangsung hingga 29 Maret 2026.
“Sejak tanggal 23 Februari 2026 telah dilakukan pelaksanaan rampcheck, sebanyak 13.584 unit bus sudah diperiksa,” ujar Aan, Sabtu (7/3/2026).
Dari total kendaraan yang diperiksa, sebanyak 8.680 unit atau 63,9% dinyatakan diizinkan beroperasi. Sementara 2.844 unit mendapat peringatan untuk melakukan perbaikan, 1.645 unit dilarang beroperasi, dan 415 unit dikenai tilang serta dilarang beroperasi.
Selain inspeksi armada, pemerintah juga menyiapkan berbagai langkah untuk menjaga keselamatan pemudik. Salah satunya melalui program mudik gratis bagi 110.112 orang serta pengangkutan 12.140 sepeda motor dengan truk dan kereta api.
"Hal ini kami upayakan karena bepergian jauh dengan sepeda motor sangat potensial menyebabkan terjadinya kecelakaan,” kata Aan. [red]