Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Pertahanan dan Keamanan / Kominfo Nagan Raya: Jangan Mudah Percaya Pesan WA yang Mengaku Bupati dan Wabup

Kominfo Nagan Raya: Jangan Mudah Percaya Pesan WA yang Mengaku Bupati dan Wabup

Sabtu, 07 Maret 2026 12:00 WIB

Font: Ukuran: - +

kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Nagan Raya, Arafik, S.Sos.I., MPA.[Foto: prokopim nagan raya]


DIALEKSIS.COM | Suka Makmue “ Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya mengimbau masyarakat agar berhati-hati terhadap beredarnya akun WhatsApp palsu yang mengatasnamakan Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Nagan Raya.

Imbauan tersebut disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Nagan Raya, Arafik, S.Sos.I., MPA, di Suka Makmue, Jum’at (6/3/2026)

Arafik mengatakan, dalam beberapa waktu terakhir pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait adanya nomor WhatsApp yang mengatasnamakan Bupati dan Wakil Bupati Nagan Raya.

"Nomor tersebut diduga digunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk menghubungi masyarakat maupun pejabat tertentu," ungkapnya.

“Pemkab Nagan Raya mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap pesan atau komunikasi melalui WhatsApp yang mengatasnamakan Bupati maupun Wakil Bupati, terutama jika berisi permintaan tertentu yang mencurigakan,” ujar Arafik.

Menurutnya, modus yang sering digunakan pelaku biasanya berupa permintaan bantuan, donasi, transfer dana ataupun hal lain yang berpotensi merugikan masyarakat.

Foto: Diskominfo NaRa]

“Jika masyarakat menerima pesan dari nomor yang mengaku sebagai Bupati atau Wakil Bupati dan meminta sesuatu yang mencurigakan, sebaiknya tidak langsung menanggapi dan segera melakukan verifikasi melalui saluran resmi Pemkab Nagan Raya,” jelasnya.

Selain itu, masyarakat diharapkan tidak mudah percaya terhadap informasi atau permintaan yang disampaikan melalui akun yang belum jelas keasliannya.

"Untuk konfimasi dapat dilakukan melalui akun media sosial @pemkabnara serta nomor layanan 0851 8784 1151 yang dikelola oleh Dinas Kominfo Nagan Raya," pungkas Kadis Kominfo Arafik. [*]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI