Senin, 12 Oktober 2026
Beranda / Pertahanan dan Keamanan / Latif Usman Ditunjuk Jadi Wakapolda Aceh, Zulhir Destrian Masuk Jajaran Pimpinan Bareskrim

Latif Usman Ditunjuk Jadi Wakapolda Aceh, Zulhir Destrian Masuk Jajaran Pimpinan Bareskrim

Minggu, 11 Oktober 2026 17:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Brigjen Pol Latif Usman resmi menjabat sebagai Wakapolda Aceh. Foto: Ist


DIALEKSIS.COM | Aceh - Pergantian Wakapolda Aceh mewarnai rotasi pejabat Polri pada Oktober 2026. Brigjen Pol Latif Usman ditunjuk menggantikan Brigjen Pol Ari Wahyu Widodo, sementara mantan Dirreskrimsus Polda Aceh, Kombes Pol Zulhir Destrian, mendapat penugasan baru sebagai Wakil Direktur Tindak Pidana Tertentu (Wadirtipidter) Bareskrim Polri.

Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2251/X/KEP/2026 tertanggal 10 Oktober 2026. Latif sebelumnya menjabat Wakapolda Jawa Tengah. Penunjukannya ke Aceh menjadi bagian dari pergantian tujuh wakapolda yang diberitakan pada Minggu (11/10/2026).

Berdasarkan informasi surat telegram tersebut,  Ari Wahyu Widodo mendapat jabatan baru sebagai Auditor Kepolisian Utama Tingkat II Itwasum Polri dengan penugasan pada Korlantas Polri. Telegram tersebut diterbitkan atas nama Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto oleh Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia, Irjen Pol Deni Dharmapala.

Penelusuran Dialeksis terhadap pemberitaan sebelumnya menunjukkan, Latif membawa pengalaman dari bidang lalu lintas sebelum menduduki jabatan wakapolda. Ia merupakan alumnus Akademi Kepolisian 1995 dan pernah menjabat Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Informasi lainya disampaikan, Latif menjalani serah terima jabatan sebagai Wakapolda Jawa Tengah pada 18 Maret 2025. Ketika itu, ia menggantikan Agus Suryonugroho yang mendapat penugasan sebagai Kepala Korps Lalu Lintas Polri. Dengan demikian, penunjukan ke Aceh berlangsung sekitar satu tahun tujuh bulan setelah Latif mulai bertugas sebagai Wakapolda Jawa Tengah.

Selain pergantian Wakapolda Aceh, mutasi kali ini juga membawa nama Zulhir Destrian kembali menjadi perhatian publik Aceh. Sebelum ditunjuk sebagai Wadirtipidter Bareskrim Polri, ia menjabat Analis Kebijakan Madya Bidang Pideksus Bareskrim Polri dalam rangka mengikuti Pendidikan Pengembangan Tinggi Tahun Anggaran 2026.

Zulhir memiliki riwayat penugasan di sejumlah wilayah Aceh. Ia pernah menjabat Kapolres Aceh Tamiang, Kapolres Pidie, Wakil Direktur Polisi Perairan dan Udara Polda Aceh, hingga Dirreskrimsus Polda Aceh. Rangkaian jabatan itu menjadi bagian dari perjalanan kariernya sebelum mendapat penugasan di tingkat pusat.

Informasi tambahan menyebutkan, Zulhir ditunjuk menggantikan Kombes Pol Bambang Wijanarko sebagai Wadirtipidter Bareskrim Polri.

Dalam keterangan disampaikan, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menjelaskan bahwa mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier. Penempatan personel mempertimbangkan kebutuhan organisasi, kompetensi, kapabilitas, rekam jejak, serta integritas.

Johnny juga menyampaikan bahwa Kapolri meminta para pejabat yang mendapat penugasan baru segera beradaptasi agar pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal. [Red]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI