Minggu, 07 Juni 2026
Beranda / Pertahanan dan Keamanan / Sungai Krueng Tadu Diduga Tercemar Limbah, Warga Diimbau Tidak Menggunakan Air

Sungai Krueng Tadu Diduga Tercemar Limbah, Warga Diimbau Tidak Menggunakan Air

Sabtu, 06 Juni 2026 23:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Kapolsek Tadu Raya Iptu Cut Husen, S.H., bersama personel kepolisian dan instansi terkait melakukan pengecekan terhadap kondisi Sungai Krueng Tadu yang diduga tercemar limbah di wilayah Desa Gunong Geulugo dan Desa Gunong Pungkie, Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya, pada Sabtu (6/6/2026) pagi. [Foto: Humas Res NaRa]


DIALEKSIS.COM | Suka Makmue - Kapolsek Tadu Raya Iptu Cut Husen, S.H., bersama personel kepolisian dan instansi terkait melakukan pengecekan terhadap kondisi Sungai Krueng Tadu yang diduga tercemar limbah di wilayah Desa Gunong Geulugo dan Desa Gunong Pungkie, Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya, pada Sabtu (6/6/2026) pagi.

Kegiatan pengecekan dipimpin oleh Kapolsek Tadu Raya, Iptu Cut Husen, S.H., didampingi Bhabinkamtibmas Polsek Tadu Raya, Bripka Noufal, Unit Tipiter Satreskrim Polres Nagan Raya, serta perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nagan Raya.

Dari hasil pemantauan di lapangan, dugaan pencemaran limbah mengakibatkan banyak ikan mati di aliran Sungai Krueng Tadu. Dampak tersebut terpantau hingga sekitar 6 kilometer dari lokasi yang diduga menjadi titik pembuangan limbah. Selain itu, kondisi debit air Sungai Krueng Tadu saat ini mengalami penurunan akibat musim kemarau yang melanda wilayah Kecamatan Tadu Raya.

Sebagai langkah antisipasi, petugas memberikan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap penggunaan air sungai yang diduga telah tercemar. Warga juga diminta untuk terus memantau perkembangan kondisi air dan untuk sementara waktu tidak menggunakan air sungai tersebut hingga dipastikan aman oleh pihak berwenang.

Pihak kepolisian bersama instansi terkait akan terus melakukan pemantauan serta berkoordinasi untuk mengetahui penyebab dugaan pencemaran dan mengambil langkah-langkah penanganan sesuai ketentuan yang berlaku. [*]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI