Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Berita / Nasional / Menag Nasaruddin Umar: Majelis Taklim Harus Jadi Solusi Problem Umat

Menag Nasaruddin Umar: Majelis Taklim Harus Jadi Solusi Problem Umat

Senin, 06 April 2026 08:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Menteri Agama Nasaruddin Umar saat meresmikan Majelis KOZMA di Bogor, Minggu (5/4/2026). [Foto: Humas Kemenag]


DIALEKSIS.COM | Bogor - Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan majelis taklim harus berperan lebih dari sekadar tempat berkumpul dan belajar agama. Ia menilai, majelis taklim perlu menjadi ruang spiritual yang mampu membantu masyarakat mengurai berbagai persoalan umat.

Hal tersebut disampaikan saat meresmikan Majelis KOZMA di Bogor, Minggu (5/4/2026). Kehadiran Menag sekaligus menjadi momentum penguatan fungsi majelis taklim dalam membangun spiritualitas dan mempererat kohesi sosial pasca-Ramadan.

Dalam sambutannya, Nasaruddin menekankan pentingnya menjadikan Majelis KOZMA sebagai wadah yang berkualitas. Ia mengaitkan nama KOZMA dengan akar kata Arab qasama yang bermakna pembagian atau kelas, yang dimaknai sebagai perkumpulan dengan nilai dan kualitas tinggi.

“Majelis ini adalah tempat yang berkelas. Artinya, pengajian di sini harus mampu menjadi solusi bagi kebuntuan pikiran dan kekusutan hati jemaah dan masyarakat,” ujar Nasaruddin.

Menag juga memberikan apresiasi kepada Ustadz Solmed sebagai pengasuh Majelis KOZMA. Ia menyebut, sosok pendakwah masa kini tidak lagi ditentukan oleh usia, melainkan oleh kedalaman substansi dan relevansi pesan yang disampaikan kepada generasi muda.

Lebih lanjut, Menag menjelaskan makna halal bihalal sebagai tradisi khas Indonesia yang sarat nilai. Ia menyebut konsep tersebut sebagai upaya mengurai hubungan yang sempat kusut, terutama dalam relasi antarmanusia yang tidak otomatis terselesaikan hanya melalui ibadah di bulan Ramadan.

“Allah telah mengampuni dosa kita kepada-Nya. Namun, dosa sesama manusia tidak akan selesai kecuali kita saling memaafkan. Itulah inti dari halal bihalal,” tegasnya.

Sebagai penutup, Menag mengajak jemaah untuk terus menjaga bakti kepada orang tua dan memperkuat doa sebagai sumber keberkahan. Ia berharap Majelis KOZMA dapat berkembang menjadi pusat syiar Islam moderat yang memberi manfaat luas bagi masyarakat. [*]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI