demokrat muslim
Beranda / Berita / Nasional / Polisi Sebut 6 Perwira yang Halangi Penyidikan Kasus Brigadir J

Polisi Sebut 6 Perwira yang Halangi Penyidikan Kasus Brigadir J

Minggu, 21 Agustus 2022 15:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Brigadir J alias Brigadir Yosua. [Foto: ANTARA/MUHAMMAD ADIMAJA]


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Polri menyebutkan terdapat 6 (Enam) perwira polisi yang diduga melakukan tindak pidana obstruction of justice atau menghalangi penyidikan kasus pembunuhan Brigadir J. 

Hal tersebut diungkapkan oleh Irwasum Polri Komjen Agung Budi Maryoto dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (19/8).

Diketahui dari 6 nama tersebut salah satunya adalah Mantan Kepala Divisi Propam Polri Irjen Ferdy Sambo. 

Menurut Agung, kasus lima perwira lainnya bakal segera dilimpahkan ke penyidik. Dan saat ini kelima perwira tersebut ditempatkan di tempat khusus (Patsus) selama proses penyidikan.

Berikut peran dari enam orang yang diduga melakukan tindak pidana menghalang-halangi penyidikan: 

1. Mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo yang diduga sebagai otak pembunuhan Brigadir J. Sambo mengaku telah merekayasa peristiwa seolah terjadi baku tembak yang menewaskan Brigadir J. Selain itu, Sambo juga memerintahkan bawahannya untuk merusak dekoder CCTV di lokasi kejadian atau alat bukti vital.

2. Mantan Karopaminal Divisi Propam Polri Brigjen Hendra Kurniawan yang diduga merupakan perwira yang mengeluarkan perintah untuk mengambil dan mengganti DVR CCTV. 

3. Mantan Kaden A Biropaminal Divisi Propam polri Kombes Agus Nurpatria yang diduga menerima perintah dari brigjen Hendra Kurniawan untuk mengganti DVR CCTV.

4. Mantan Wakaden B Biropaminal Divisi Propam Polri AKBP Arif Rahman Arifin yang diduga melakukan pemindahan dan perusakan DVR CCTV pembunuhan Yosua. 

5. Mantan PS Kasubbagriksa Baggaketika Rowabprof Divisi Propam Kompol Baiquni Wibowo yang diduga melakukan pemindahan dan perusakan DVR CCTV pembunuhan Yosua.

6. Mantan PS Kasubbagriksa Baggaketika Rowabprof Divisi Propam Kompol Chuk Putranto yang diduga ikut terlibat dalam perusakan DVR CCTV. (CNN Ind)

Keyword:


Editor :
Alfatur

dispora, ksp, perpadi
Komentar Anda