Logo Dialeksis
Beranda / Berita / Nasional / Relawan Corona Masih Dicari, Wajib Paham Protokol Kesehatan

Relawan Corona Masih Dicari, Wajib Paham Protokol Kesehatan

Minggu, 29 Maret 2020 16:05 WIB

Font: Ukuran: - +

Sejumlah calon relawan mengantre untuk melakukan tes kesehatan di kompleks Wisma Atlet di Kemayoran, Jakarta, Minggu (22/3). (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Ketua Umum Masyarakat Penanggulangan Bencana Indonesia (MPBI), Dandi Prasetya mengungkap hingga Sabtu (28/3) ada sebanyak 5.816 orang yang terdaftar sebagai relawan percepatan penanganan COVID-19 di BNPB.

"Total relawan 5.816 orang, 1.808 terdaftar sebagai relawan medis dan tenaga kesehatan, 4.808 orang relawan non medis," kata Dandi dalam konferensi pers di Gedung Graha BNPB, Minggu (29/3).

Dandi menyebut bagi masyarakat yang ingin tergabung sebagai relawan sampai saat ini masih bisa mendaftarkan diri lewat desk relawan di situs https://deskrelawanpb.bnpb.go.id/covid-19/

Namun dikatakannya saat ini pihak rumah sakit dan lembaga kemanusiaan membutuhkan tenaga relawan yang memiliki kompetensi di bidang kesehatan.

"Relawan juga perlu memiliki kompetensi yang seragam terkait kesehatan dan keselamatan saat kerja," ucap Dandi.

Lebih lanjut, Dandi mengimbau kepada para relawan untuk tetap mengikuti dan mematuhi protokol dalam menangani pasien corona.

"Protokol-protokol untuk relawan kemanusiaan, baik medis maupun non-medis, perlu diperhatikan sekali sehingga operasi kemanusiaan dijalankan dengan aman, profesional dan tepat sasaran," tutur Dandi.

Disampaikan Dandi, dari ribuan relawan itu, paling banyak berasal dari Jawa Barat, DKI Jakarta, Jakarta Timur, serta Banten.

Kemudian, untuk rentang usia, kata Dandi, bervariasi antara 18 tahun hingga 60 tahun.

Hingga Sabtu (28/3), pemerintah pusat menyatakan pemerintah pusat menyatakan ada sebanyak 1.155 kasus positif corona di Indonesia.

Dari data itu, sebanyak 102 pasien meninggal dunia dan 52 orang dinyatakan sembuh. (Im/CNNIndonesia)

Editor :
Im Dalisah

riset-JSI
Komentar Anda