Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Berita / Nasional / Romo Syafi’i Tegaskan Layanan KUA Tidak Boleh Lambat dan Berbelit

Romo Syafi’i Tegaskan Layanan KUA Tidak Boleh Lambat dan Berbelit

Kamis, 22 Januari 2026 15:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Wakil Menteri Agama Romo Syafi’i Tegaskan Layanan KUA Tidak Boleh Lambat dan Berbelit. [Foto: Humas Kemenag]


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i menegaskan bahwa Kantor Urusan Agama (KUA) merupakan wajah Kementerian Agama di tengah masyarakat. Oleh karena itu, kualitas layanan KUA harus terus ditingkatkan dan tidak boleh lambat maupun berbelit-belit. 

Menurutnya, keberadaan KUA yang tersebar hingga tingkat kecamatan menjadikan unit layanan ini sebagai titik temu utama masyarakat dengan negara dalam urusan keagamaan. Persepsi publik terhadap Kementerian Agama, kata dia, sangat ditentukan oleh pengalaman layanan yang diterima di KUA.

“Bimas Islam adalah wajah Kementerian Agama di tengah masyarakat. Jangan sampai masih ada keluhan layanan KUA yang lambat atau berbelit-belit. KUA harus menjadi pusat layanan keagamaan yang solutif, inklusif, dan responsif,” tegas Romo Syafi’i, Kamis (22/1/2026).

Wamenag meminta agar program Revitalisasi KUA terus diperkuat sebagai bagian dari upaya menyiapkan dan melayani umat masa depan. Ia menekankan bahwa pelayanan publik tidak hanya menyangkut aspek administratif, tetapi juga mencerminkan kehadiran negara dalam melayani kebutuhan spiritual dan sosial masyarakat secara bermartabat.

Wamenag juga menyerahkan penghargaan kepada lima Kantor Wilayah Kementerian Agama dengan kinerja anggaran terbaik, yakni Kanwil Jawa Timur, Gorontalo, Aceh, Papua, dan Sumatera Utara. Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi daerah lain untuk terus meningkatkan kualitas layanan. [*]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI