Beranda / Berita / Nasional / Tanggap Bencana Banjir, Dukcapil Ganti Dokumen Kependudukan yang Rusak

Tanggap Bencana Banjir, Dukcapil Ganti Dokumen Kependudukan yang Rusak

Minggu, 05 Januari 2020 22:00 WIB

Font: Ukuran: - +


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terus melakukan operasi tanggap bencana atas musibah banjir yang melanda kawasan Jabodetabek sejak awal tahun baru. 

Tanggap bencana yang dilakukan Ditjen Dukcapil dilakukan dengan mendata serta mengganti dokumen kependudukan yang hilang dan rusak akibat terendam banjir. 

"Ini rutin dilakukan Dukcapil setiap ada bencana seperti gempa NTB, Tsunami di Banten dan Lampung, serta Sulteng, dan lainnya, kita langsung bergerak aktif mendata dan mengganti dokumen yang hilang rusak tersebut dengan gratis," kata Prof. Zudan saat berkunjung langsung ke posko pelayanan administrasi kependudukan kepada warga terdampak banjir di Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (4/1/2020). 

Dalam kunjungannya Dirjen Zudan Arif Fakrulloh didampingi Sesditjen Dukcapil I Gede Suratha, para eselon 2 Ditjen Dukcapil serta Kadisdukcapil DKI Jakarta Dhani Sukma, Kepala Suku Dinas Dukcapil Jakarta Utara Erik Polim Sinurat.

Dalam kunjungan tersebut Zudan secara simbolis membagikan KTP el, KK, Akta Kematian dan sempat berdialog dengan sejumlah penduduk serta pengurus RW setempat. Di Kelurahan Pejagalan tak kurang 2 ribu Kepala Keluarga atau sekitar 5.000 jiwa masih terdampak banjir. Dari 5 RW yang ada wilayah yang paling parah berada di RW 12 dan 13 dengan ketinggian banjir yang masih menggenang setinggi 1,5-2 meter.

Menurut Ketua RW 12, Sumitra, dokumen kependudukan yang rusak terendam sekira 1.000 kartu keluarga, akta lahir dan dokumen kependudukan lainnya.

Sumitra mengaku sudah meworo-woro warganya bisa mengurus dokumen yang rusak tersebut dan akan diganti dengan yang baru di posko yang tersedia. Di sana terparkir mobil layanan adminduk milik Sudin Dukcapil Jakarta Utara.

"Mobil layanan ini bakal stand by seminggu ke depan melayani kebutuhan warga. Hari ini belum banyak masyarakat yang mendaftar lantaran masih sibuk membersihkan rumah dan belum memikirkan dokumen kependudukan mereka yang rusak," kata Kasudin Dukcapil Jakarta Utara Erik Polim.

Erik juga menyampaikan bahwa saat ini pencetakan dokumen dilakukan di Kecamatan Penjaringan. 

Keyword:


Editor :
Zulkarnaini

riset-JSI
Komentar Anda