Kamis, 05 November 2026
Beranda / Gaya Hidup / Olah Raga / Asael Christo Ukir Sejarah, Raih Perak Pertama Indonesia di Youth Olympic Games

Asael Christo Ukir Sejarah, Raih Perak Pertama Indonesia di Youth Olympic Games

Kamis, 05 November 2026 10:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Atlet wushu Indonesia, Asael Christo Jacob Rondonuwu, mengukir sejarah di Youth Olympic Games (YOG) Dakar 2026.  [Foto: dok. NOC Indonesia/NMA]


DIALEKSIS.COM | Dakar - Atlet wushu Indonesia, Asael Christo Jacob Rondonuwu, mencatat sejarah di Youth Olympic Games (YOG) Dakar 2026. Atlet berusia 16 tahun itu meraih medali perak nomor Men's Changquan Combined di Dakar Expo Center, Senegal, Selasa (3/11/2026).

Capaian tersebut menjadi medali perak pertama Indonesia sepanjang keikutsertaan di Youth Olympic Games. Asael juga tercatat sebagai atlet wushu pertama yang menyumbangkan medali bagi Indonesia di ajang tersebut.

Di babak final, Asael mengumpulkan 18,709 poin dari nomor Changquan dengan nilai 9,353 dan Gunshu 9,356. Ia berada di posisi kedua, di bawah atlet China, Lin Yilei, yang meraih emas dengan 18,796 poin. Sementara perunggu diraih atlet Iran, Arash Pahali, dengan 18,603 poin.

Asael mengaku bangga dapat mempersembahkan medali bersejarah bagi Indonesia. Ia menyebut pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keras dan persiapan panjang.

Menurutnya, pengalaman bertanding di Dakar juga mengajarkan pentingnya kepercayaan diri dan kemampuan mengendalikan ketegangan saat menghadapi kompetisi internasional.

Ketua Umum Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI), Airlangga Hartarto, mengapresiasi prestasi tersebut. Ia menyebut keberhasilan Asael tidak terlepas dari persiapan matang, termasuk mengikuti pemusatan latihan atau training camp selama satu bulan di China.

Airlangga berharap prestasi tersebut dapat membuka peluang bagi wushu untuk dipertandingkan pada Olimpiade Brisbane 2032.

Sementara itu, Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia untuk Dakar 2026, Ita Yuliati, turut mengapresiasi pencapaian Asael. Ia menilai atlet muda tersebut memiliki kedisiplinan, bakat, dan kegigihan yang menjadi modal penting untuk berkembang di tingkat internasional.

Medali perak Dakar 2026 menjadi tonggak penting bagi perjalanan wushu Indonesia sekaligus membuka harapan bagi Asael untuk melangkah ke Olimpiade senior. [*]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI