Kamis, 17 September 2026
Beranda / Gaya Hidup / Olah Raga / PSSI Libatkan 48 Ahli untuk Rumuskan Filosofi Sepak Bola Indonesia

PSSI Libatkan 48 Ahli untuk Rumuskan Filosofi Sepak Bola Indonesia

Rabu, 16 September 2026 23:30 WIB

Font: Ukuran: - +

PSSI resmi memulai penyusunan National Football Philosophy (NFP) 2026 yang akan menjadi acuan bersama dalam pengembangan sepak bola Indonesia. [Foto: dok. PSSI]


DIALEKSIS.COM | Jakarta - PSSI resmi memulai penyusunan National Football Philosophy (NFP) 2026 yang akan menjadi acuan bersama dalam pengembangan sepak bola Indonesia.

Sebanyak 48 pemimpin dan ahli sepak bola dari berbagai level terlibat dalam proses tersebut. Mereka membahas sejumlah aspek, mulai dari cara bermain, profil pemain, identifikasi talenta, hingga pengembangan kepelatihan.

PSSI menegaskan, NFP tidak bertujuan menyeragamkan metode yang digunakan klub maupun pelatih. Filosofi ini disiapkan sebagai prinsip bersama yang dapat menjadi titik temu bagi klub, akademi, tim nasional, pelatih, dan elemen sepak bola lainnya.

Ada empat tujuan utama dalam NFP, yakni one football language, one playing direction, one player development direction, dan one connected system. Keempatnya diarahkan untuk membangun pemahaman sepak bola yang sama, menentukan arah permainan Indonesia, merumuskan karakter pemain yang dikembangkan, serta menghubungkan sistem identifikasi talenta hingga kebutuhan tim nasional.

Dalam penyusunannya, PSSI memasukkan tiga nilai nasional sebagai bagian dari identitas sepak bola Indonesia, yaitu Unity, Adaptability, dan Decisiveness.

Proses NFP 2026 dibagi menjadi tiga blok. Blok pertama telah berlangsung pada Agustus 2026 dengan fokus pada arah permainan dan profil pemain. Para peserta dibagi menjadi delapan kelompok untuk membahas perkembangan sepak bola modern, identitas sepak bola Indonesia, serta perspektif FIFA dan AFC.

Hasil tahap pertama mencakup Draft National Playing Principles, Draft National Player Profile, Draft Talent Identification Framework, dan Draft Individual Development Framework. Dokumen tersebut kemudian dikonsolidasikan Departemen Teknik PSSI sebagai bahan pembahasan lanjutan.

Blok kedua dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026 dengan fokus kepelatihan. Sementara blok ketiga pada Desember 2026 menjadi tahap validasi, pengesahan, dan penyusunan peta jalan implementasi NFP. [*]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI