Logo Dialeksis
Beranda / Parlemen Kita / Dek Gam Apresiasi Polisi Berhasil Berantas KKB di Aceh

Dek Gam Apresiasi Polisi Berhasil Berantas KKB di Aceh

Rabu, 20 November 2019 19:01 WIB

Font: Ukuran: - +

Nazaruddin berterima kasih kepada pihak kepolisian yang sudah berhasil memberantas KKB di Aceh di dalam rapat kerja Komisi III DPR RI dengan Kapolri dan Kapolda Se Indonesia, Rabu (20/11/2019). [Foto: Ist.]

DIALEKSIS.COM | Jakarta - Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menggelar rapat kerja dengan Kapolri beserta Kapolda Se-Indonesia, Rabu (20/11/2019) di Ruang Rapat Komisi III DPR RI Lantai 1 Gedung Nusantara II.

Kapolda Aceh, Irjen Pol Drs Rio S Djambak, juga ikut hadir dalam rapat yang berlangsung hingga sore itu. 

Anggota DPR RI asal Aceh, Nazaruddin dalam rapat itu menyampaikan apresiasi kepada Polri yang sudah berhasil memberantas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Aceh. 

"Terima kasih kepada Kapolri yang sudah memberantas KKB di Aceh, ini merupakan kerja nyata polisi dalam menjaga keamanan," kata Nazaruddin.

Selaku wakil rakyat dari Aceh, kata Dek Gam, sapaan Nazaruddin, terus terang saja kalau banyak aspirasi dari masyarakat agar KKB itu diberantas hingga tuntas. 

"Dan Alhamdulillah sudah sukses diberantas pak," ujar Dek Gam. 

Menurutnya masyarakat Aceh saat ini sudah merasakan kedamaian dalam melaksanakan ibadah dan kegiatan-kegiatan lainnya. 

"Kami sudah merasa aman sejak Pilkada 2006, dan Pilpres kemarin, dan sampai sekarang masyarakat sudah merasa nyaman baik itu dari segi masyarakat beribadah maupun dari segi melakukan kegiatan lainnya," ujar politisi PAN itu. 

Secara terpisah usai rapat itu, Dek Gam mengaku kalau masyarakat Aceh sudah sangat lelah melewati konflik selama 32 tahun lamanya. Artinya sudah saatnya masyarakat Aceh menikmati kedamaian, dan tidak ada lagi kelompok-kelompok kriminal yang menganggu kedamaian yang sudah berjalan ini. 

"Saya juga akan sampaikan kepada Kapolda Aceh untuk terus memetakan daerah-daerah yang rawan adanya kelompok kriminal, dan daerah itu harus dilakukan penjagaan khusus sehingga kelompok itu tidak ada lagi dan benar-benar aman Aceh," ujarnya. 

Menurutnya dengan munculnya kelompok-kelompok kriminal itu akan menyulitkan investor untuk menanamkan modalnya di Aceh, apalagi Aceh merupakan daerah bekas konflik. 

"Saya yakin ke depan investor akan terus datang ke Aceh dengan melihat kondisi keamanan yang sudah berjalan dengan baik di Aceh," jelasnya. 

Sementara itu, Kapolri Jenderal Idham Azis berterima kasih kepada Nazaruddin yang sudah mengapresiasi kerja-kerja Polri dalam memberantas KKB di Aceh. 

"Semoga semua ini menjadi bahan kami untuk meningkatkan kinerja lagi," kata Idham Azis singkat. (rls)


Editor :
Indri

riset-JSI
Komentar Anda