Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Pemerintahan / Baru 5.711 Desa Siaga TB, Pemerintah Dorong Percepatan Penanggulangan

Baru 5.711 Desa Siaga TB, Pemerintah Dorong Percepatan Penanggulangan

Selasa, 07 April 2026 22:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Redaksi

Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus mengatakan pemerintah daerah memiliki peran kunci dalam mengoordinasikan penanganan TB lintas sektor. [Foto: dok. Kemendagri]


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Pemerintah menegaskan upaya percepatan eliminasi tuberkulosis (TB) di Indonesia kini difokuskan hingga level desa dan kelurahan. Langkah ini dinilai penting mengingat penemuan kasus dan pendampingan pasien masih menjadi tantangan utama dalam penanggulangan penyakit menular tersebut.

Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus mengatakan pemerintah daerah memiliki peran kunci dalam mengoordinasikan penanganan TB lintas sektor. 

“Pemerintah daerah menjadi penggerak utama dalam mengoordinasikan penanggulangan TB hingga ke tingkat desa dan kelurahan,” ujarnya dalam Hari Tuberkulosis Sedunia 2026.

Data pemerintah menunjukkan, dari total 84.276 desa di Indonesia, baru sekitar 5.711 desa yang telah membentuk Desa/Kelurahan Siaga TB. Program ini dinilai strategis karena mampu mendorong penemuan kasus secara aktif, meningkatkan edukasi, serta memastikan pasien menjalani pengobatan hingga tuntas.

Wakil Menteri Kesehatan RI dr. Benjamin P. Octavianus menekankan, keberhasilan eliminasi TB tidak bisa hanya mengandalkan sektor kesehatan. 

“Peran media sangat strategis dalam mendorong masyarakat untuk memeriksakan diri dan menjalani pengobatan hingga tuntas,” katanya.

Pemerintah juga memastikan layanan bagi orang terduga TB masuk dalam Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang wajib dipenuhi seluruh daerah. Dengan penguatan peran desa dan kolaborasi lintas sektor, eliminasi TB diharapkan bisa tercapai lebih cepat dan merata di seluruh Indonesia. [red]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI