Sabtu, 30 Mei 2026
Beranda / Pemerintahan / Jelang Wajib Halal Oktober 2026, Kemenag Gencarkan Edukasi Halal Lifestyle

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, Kemenag Gencarkan Edukasi Halal Lifestyle

Sabtu, 30 Mei 2026 09:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Direktur Jaminan Produk Halal Kemenag M. Fuad Nasar mengatakan kewajiban halal merupakan mandat nasional yang harus didukung seluruh pelaku usaha, terutama UMKM. [Foto: Humas Kemenag]


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Kementerian Agama terus menggencarkan edukasi gaya hidup halal menjelang pemberlakuan wajib halal pada Oktober 2026. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat daya saing produk nasional.

Direktur Jaminan Produk Halal Kemenag M. Fuad Nasar mengatakan kewajiban halal merupakan mandat nasional yang harus didukung seluruh pelaku usaha, terutama UMKM. Menurutnya, produk nonhalal juga wajib mencantumkan identitasnya demi transparansi bagi konsumen.

"Wajib halal Oktober 2026 ini perlu benar-benar diperhatikan oleh UMKM dan seluruh pelaku usaha besar," kata Fuad di Indonesia Halal Brands and Food Expo (IHBF) 2026 di NICE PIK 2, Kabupaten Tangerang, Jumat (29/5/2026).

Fuad menegaskan edukasi halal harus melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari organisasi keagamaan, pesantren, guru madrasah, hingga para dai dan mubalig melalui ruang dakwah seperti khutbah Jumat dan pengajian.

Menurutnya, halal tak hanya terkait unsur keagamaan, tetapi juga menyangkut kualitas, higienitas, keamanan, hingga daya saing produk.

"Bicara halal berarti bicara kualitas. Produk halal juga harus kompetitif dan mampu bersaing," ujarnya.

IHBF 2026 digelar pada 29-31 Mei 2026 dengan menghadirkan pelaku UMKM halal, industri makanan-minuman, pariwisata halal, ekonomi kreatif, hingga perbankan syariah dari berbagai daerah. [*]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI