Sabtu, 30 Agustus 2025
Beranda / Pemerintahan / RSJ Aceh Siap Jemput dan Bebaskan Pasien Pasung

RSJ Aceh Siap Jemput dan Bebaskan Pasien Pasung

Sabtu, 30 Agustus 2025 08:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Direktur RSJ Aceh, dr. Hanif. Foto: Kolase Dialeksis


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi Aceh menegaskan komitmennya untuk menjemput dan memberikan perawatan bagi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang masih mengalami pemasungan di berbagai daerah. Direktur RSJ Aceh, dr. Hanif, menyebutkan bahwa di Aceh terdapat lebih dari 10 ribu jiwa yang mengalami gangguan mental, dan sebagian di antaranya masih dipasung.

“Kami siap datang bersama tim apabila ada pasien yang dipasung. Ini berlaku untuk seluruh wilayah Aceh,” kata dr. Hanif dalam acara malam pengenalan film Noeh produksi Sehat Jiwa TV milik RSJ Aceh, di Taman Instalasi Rehabilitasi Terpadu, Kuta Malaka, Aceh Besar, Jumat (29/8/2025) malam.

Menurutnya, hingga saat ini RSJ Aceh sudah menjemput sekitar tujuh pasien pasung dari berbagai daerah. Ia mengimbau keluarga dan masyarakat untuk tidak ragu melaporkan jika mengetahui adanya ODGJ yang dipasung.

“Selama ini, pasien pasung yang datang ke RSJ selalu hasil penjemputan. Belum ada yang diantar langsung oleh keluarga. Karena itu, kami sangat berharap ada kerjasama dari masyarakat dan pihak keluarga,” ujarnya.

Hanif menambahkan, RSJ juga selalu berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan proses penanganan berjalan baik, sekaligus menghindari stigma yang kerap membuat keluarga enggan melapor.

Selain menangani kasus pasung, RSJ Aceh juga menargetkan tidak ada lagi ODGJ yang hidup terlantar di jalanan. Masyarakat diharapkan aktif melapor jika menemukan ODGJ yang gelandang atau berkeliaran tanpa pengawasan.

“Tujuan kami jelas, tidak ada lagi ODGJ yang dipasung dan tidak ada lagi yang berkeliaran tanpa perawatan. Jika mereka sudah pulih, kami juga berkewajiban mengantarkan kembali ke keluarga di desa masing-masing,” tutur Hanif.

Dalam kesempatan yang sama, RSJ Aceh memperkenalkan film Noeh yang segera tayang. Film ini mengangkat kisah nyata ODGJ pasung dan keseharian mereka selama dalam perawatan.

Acara peluncuran film turut dihadiri sejumlah seniman Aceh, termasuk penyanyi Rafly Kande. Dalam pertunjukan sederhana tersebut, tampil pula Syeh Junaidi, seorang ODGJ yang telah pulih, menyanyikan lagu ciptaannya sendiri sebagai simbol harapan bagi kesembuhan pasien lainnya.

Keyword:


Editor :
Redaksi

perkim, bpka, Sekwan
riset-JSI
pelantikan padam
17 Augustus - depot
sekwan - polda
damai -esdm
bpka