DIALEKSIS.COM | Takengon - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatra menyerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran multifungsi kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah dan Pemerintah Kabupaten Bener Meriah, Rabu (8/7/2026).
Bantuan tersebut diharapkan memperkuat kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi kebakaran, penanganan bencana, hingga kebutuhan darurat masyarakat di wilayah terdampak.
Penyerahan dilakukan langsung oleh Ketua Satgas PRR Pascabencana Sumatra, Muhammad Tito Karnavian, kepada masing-masing pemerintah daerah. Untuk Kabupaten Aceh Tengah, serah terima berlangsung di halaman Gayo Petro Hotel, Takengon. Sementara penyerahan kepada Pemerintah Kabupaten Bener Meriah dilaksanakan di kantor bupati setempat.
Sebelum prosesi penyerahan, Kepala Wilayah Satgas PRR Pascabencana Sumatra, Safrizal ZA, menjelaskan spesifikasi kendaraan yang diberikan. Ia mengatakan, mobil pemadam kebakaran Fire Hawk FWS 4000 merupakan kendaraan multifungsi yang dirancang untuk mendukung berbagai kebutuhan kedaruratan di daerah.
Menurut Safrizal, kendaraan tersebut dapat difungsikan sebagai unit suplai air berkapasitas 4.000 liter, membantu pemadaman kebakaran bangunan bertingkat rendah, mengangkut air bagi masyarakat terdampak bencana, hingga menyedot genangan air.
“Karena ukurannya sedang dan dilengkapi sejumlah pendukung, Fire Hawk ini sangat cocok digunakan dalam berbagai keperluan, dan mudah dioperasikan di wilayah sempit,” ujar Safrizal dalam keterangan tertulis yang diterima Dialeksis, Rabu (8/7/2026).
Safrizal menjelaskan, mobil tersebut menggunakan basis truk ringan Mitsubishi Fuso Canter FE 75 SHDX atau tipe setara dengan tenaga 136 hingga 150 PS. Sistem pemompaan kendaraan memanfaatkan Power Take-Off atau PTO yang terintegrasi dengan transmisi, sehingga mampu menghasilkan kapasitas aliran air hingga sekitar 528 gallon per minute atau GPM.
Selain memiliki tangki air berkapasitas 4.000 liter berbahan antikarat, kendaraan ini juga dilengkapi kompartemen penyimpanan selang, dudukan alat pemadam api ringan atau APAR, lampu rotator darurat, serta panel pengatur tekanan air.
Safrizal berharap bantuan dari Kementerian Dalam Negeri tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pemerintah daerah, khususnya untuk meningkatkan pelayanan masyarakat dan memperkuat respons cepat dalam penanganan bencana.
“Semoga Fire Hawk bantuan dari Kementerian Dalam Negeri dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya. Rawat dengan baik, pergunakan dengan baik, dan mudah-mudahan bisa membantu mempermudah urusan yang harus dilaksanakan,” katanya.
Prosesi penyerahan di Takengon berlangsung singkat karena Muhammad Tito Karnavian dijadwalkan kembali ke Jakarta pada hari yang sama. Sebelum meninggalkan lokasi, Bupati Aceh Tengah Haili Yoga menyerahkan oleh-oleh berupa kopi Gayo kepada Tito.
Tito menyambut pemberian tersebut dengan hangat. Ia turut menyebut kopi Gayo sebagai salah satu kopi terbaik di dunia.
Penyerahan armada pemadam kebakaran multifungsi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas daerah pascabencana. Selain untuk penanganan kebakaran, kendaraan tersebut juga dinilai penting dalam mendukung kebutuhan air bersih, evakuasi terbatas, serta respons cepat saat terjadi genangan atau kondisi darurat lainnya.