DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, mengajak insan pers untuk memperkuat kolaborasi dalam pemberitaan isu kebencanaan di Aceh. Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan seminar nasional di Hotel Ayani Banda Aceh, Kamis (16/4).
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Aceh (Diskominsa) bekerja sama dengan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Aceh serta Lembaga Uji Kompetensi Wartawan Universitas Muhammadiyah Jakarta (LUKW UMJ).
Mengusung tema “Membangkitkan Ekosistem Bisnis Perusahaan Media di Provinsi Aceh Pasca Bencana Hidrometeorologi”, Wagub Fadhlullah turut hadir sebagai narasumber dalam salah satu sesi UKW. Dalam sesi tersebut, peserta mengajukan berbagai pertanyaan terkait penanganan bencana di Aceh yang menjadi bagian dari proses penilaian.
Fadhlullah menegaskan, media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang cepat, tepat, dan berimbang kepada masyarakat, terutama terkait kebencanaan yang kerap terjadi di sejumlah wilayah Aceh.
“Sinergi antara pemerintah dan insan pers sangat penting dalam mendukung mitigasi serta penanganan bencana,” ujarnya.
Ia juga mendorong wartawan untuk tetap proaktif dalam mengawal isu kebencanaan serta memperkuat kerja sama dengan pemerintah dalam memantau perkembangan informasi di lapangan.
“Kita ingin terus bekerja sama. Mari kita lari bersama, tapi tidak saling mendahului. Boleh tajam, tapi tidak saling melukai,” kata Fadhlullah.
Menurutnya, hubungan yang harmonis antara media dan pemerintah akan menjadi kekuatan dalam mewujudkan pembangunan Aceh yang lebih baik ke depan.
Di akhir kegiatan, Wagub Fadhlullah menerima piagam penghargaan dari AMSI Aceh sebagai bentuk apresiasi atas dukungannya terhadap pelaksanaan UKW dan seminar nasional tersebut.