Beranda / Politik dan Hukum / Arah Dukungan NU, Inginkan Ganjar-Erick

Arah Dukungan NU, Inginkan Ganjar-Erick

Rabu, 26 April 2023 18:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Menteri BUMN Erick Thohir membuka Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Nahdlatul Ulama (NU) di Surakarta, Jawa Tengah. Pembukaan juga dihadiri Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. [Foto: Dok Kementerian BUMN]


DIALEKSIS.COM | Politik - Menteri BUMN, Erick Thohir dirasa sangat cocok mendampingi Ganjar Pranowo sebagai calon wakil presiden (Cawapres) pada Pemilu 2024.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Saifullah Yusuf dalam keterangan tertulisnya, Rabu (26/4/2023).

"Banyak kalangan di NU menginginkan Erick Thohir menjadi menjadi Cawapres Ganjar Pranowo pada pemilu 2024," ucapnya Gus Ipul, sapaan karib Saifullah Yusuf.

Menurutnya, banyak warga NU memang menginginkan Erick Thohir.  Apalagi Erick dianggap sukses menjadi ketua SC penyelenggaraan 1 Abad NU sehingga menjadikan banyak warga maupun tokoh-tokoh NU menginginkan Erick Thohir bisa mendampingi Ganjar dan pasangan ini bisa ditawarkan ke publik.

Ia mengatakan dukungan terhadap Erick itu muncul usai Ketua Umum GP Ansor sekaligus politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Yaqut Cholil Qoumas melontarkan pernyataan terkait kecocokan antara Ganjar dan Erick.

"Saya kira pernyataan Gus Men (Yaqut Cholil Qoumas) sangat wajar. Apalagi Erick merupakan anggota Banser bersertifikat. Jadi Gus Men wajar mendukung Erick Thohir," ujarnya.

Sebelumnya, Yaqut Cholil Qoumas yang juga menjabat sebagai Menteri Agama, menyebut ada empat sosok yang dapat menjadi cawapres Ganjar di kontestasi Pemilu 2024 salah satunya yakni Erick Thohir.

Sementara, Presiden Jokowi menyebut ada tujuh nama yang cocok bersama orang nomor satu di Jawa Tengah tersebut.

"Ada Pak Erick, Pak Sandiaga Uno, Pak Mahfud, Pak Ridwan Kamil, Cak Imin, dan Pak Airlangga," kata Jokowi akhir pekan lalu, seraya mengungkapkan Prabowo Subianto pun dapat disandingkan dengan Ganjar Pranowo. [*]

Keyword:


Editor :
Indri

kip
riset-JSI
Komentar Anda