Selasa, 29 September 2026
Beranda / Politik dan Hukum / Dua Pria Ditangkap di Aceh Tenggara, 13 Paket Sabu Ditemukan Tersembunyi di Kedai

Dua Pria Ditangkap di Aceh Tenggara, 13 Paket Sabu Ditemukan Tersembunyi di Kedai

Selasa, 29 September 2026 17:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Dua pria diamankan personel Unit Opsnal Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara terkait dugaan penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis sabu. [Foto: Humas Res Agara]


DIALEKSIS.COM | Kutacane - Dua pria di Kabupaten Aceh Tenggara diamankan personel Unit Opsnal Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara terkait dugaan penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis sabu.

Kedua pria tersebut yakni M.P. (45), warga Desa Lawe Sigala Barat, Kecamatan Lawe Sigala-gala, dan W.Y. (47), warga Desa Lawe Sigala Barat Jaya, Kecamatan Lawe Sigala-gala.

Keduanya diamankan polisi pada Senin (28/9/2026) sekitar pukul 13.00 WIB setelah petugas menindaklanjuti informasi masyarakat mengenai dugaan aktivitas peredaran sabu di wilayah tersebut.

Petugas kemudian melakukan penyelidikan hingga mengarah kepada kedua pria tersebut. Meski pemeriksaan awal tidak menemukan barang bukti, polisi melanjutkan penggeledahan di sekitar sebuah kedai milik warga.

Hasilnya, petugas menemukan 13 paket sabu dengan berat netto 1,44 gram yang disimpan dalam plastik bening di bawah lantai papan kedai, tepat di atas tanah.

Saat dimintai keterangan, M.P. mengakui sabu tersebut merupakan miliknya.

Selain sabu, polisi turut menyita satu timbangan elektrik warna hitam, plastik klip berbagai ukuran, dua kotak rokok, uang tunai Rp602.000 dan Rp405.000, satu unit ponsel Infinix warna putih, serta satu unit sepeda motor Honda Supra X warna hitam kombinasi biru.

Selanjutnya, kedua pria beserta seluruh barang bukti dibawa ke Mapolres Aceh Tenggara untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Kapolres Aceh Tenggara AKBP Rujiyanto Dwi Poernomo melalui Kasi Humas Ipda Patar mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan jika mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di lingkungan sekitar.

Menurutnya, informasi dari masyarakat menjadi salah satu bagian penting dalam membantu kepolisian mengungkap kasus narkotika dan mempersempit ruang gerak peredarannya. [*]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI