Beranda / Politik dan Hukum / Ketua PAN: Optimis Pilpres Satu Putaran untuk Lanjutkan Pembangunan

Ketua PAN: Optimis Pilpres Satu Putaran untuk Lanjutkan Pembangunan

Senin, 29 Januari 2024 09:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Foto: Dok. Tim Media Zulhas/Yazi


DIALEKSIS.COM | Nasional - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan (Zulhas), dengan tegas menyampaikan alasan mengapa Koalisi Indonesia Maju mendorong sistem pemilihan presiden satu putaran. 

Menurutnya, tujuan utama dari langkah ini adalah untuk memastikan kelangsungan pembangunan yang saat ini tengah berlangsung, khususnya dalam meneruskan berbagai program unggulan yang telah diimplementasikan oleh pemerintahan Pak Joko Widodo (Jokowi).

Dalam pidatonya pada Acara Apel Kebangsaan di Lapangan Simpang Lima Semarang, Jawa Tengah, pada Minggu (28/1/2024), Zulhas, yang juga menjabat sebagai Menteri Perdagangan, menekankan urgensi kemenangan dalam satu putaran. 

Ia bertanya retoris, "Mengapa kita perlu meraih kemenangan dalam satu putaran? Karena kita ingin melanjutkan program-program hebat dari pemerintahan Pak Jokowi. Benarkah begitu?"

Zulhas kemudian menyoroti sejumlah proyek pembangunan yang telah berhasil dijalankan selama kepemimpinan Presiden Jokowi. Ia merinci capaian signifikan, seperti terhubungnya jalan tol Jakarta-Surabaya dan Lampung-Aceh yang menjadi bukti nyata keberhasilan pemerintahan Pak Jokowi.

Lebih lanjut, Zulhas menyampaikan bahwa dampak positif dari pembangunan tersebut dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Ia menggarisbawahi upaya pemerintah dalam aspek infrastruktur, ekonomi, dan pendidikan. Di bidang ekonomi, Zulhas menekankan bahwa bantuan langsung tunai (BLT) dan bantuan sosial (bansos) telah diberikan kepada masyarakat yang menghadapi kesulitan.

"Dalam menghadapi kesulitan, rakyat mendapatkan BLT (dan) bansos," terang Zulhas.

Lebih lanjut, Zulhas menguraikan perhatian pemerintah terhadap sektor pendidikan, di mana pemberian Kartu Indonesia Pintar telah memberikan manfaat signifikan bagi para siswa. Kartu tersebut dapat digunakan untuk keperluan pendidikan, sementara kartu Indonesia Sehat disediakan untuk memfasilitasi akses kesehatan bagi masyarakat.

Untuk diketahui, Acara Apel Kebangsaan tersebut dihadiri oleh calon presiden (capres) pasangan nomor urut 02, Prabowo Subianto, serta ketua umum dan elit partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju, beserta para pendukung Prabowo-Gibran.

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI
Komentar Anda