DIALEKSIS.COM | Sinabang - Festival Lagu Daerah digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Simeulue ke-27 tahun 2026. Mengusung tema “Tumbuh Bersama Bermartabat”, kegiatan ini berlangsung di Gedung Seni Budaya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Simeulue, Minggu (27/9/2026).
Festival tersebut diselenggarakan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Simeulue bekerja sama dengan Dewan Kesenian Aceh (DKA) Kabupaten Simeulue.
Kegiatan dibuka langsung Bupati Simeulue, Mohammad Nasrun Mikaris, S.H., M.H. atau Monas. Sejumlah kepala SKPK, peserta lomba dan masyarakat turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Monas ikut menguji pengetahuan para peserta melalui kuis spontan seputar kebudayaan Simeulue. Ia juga mengajak generasi muda untuk semakin mengenal sekaligus mencintai warisan budaya daerah.
Menurut Monas, kegiatan seni dan budaya bukan hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga menjadi ruang untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap daerah. Ia menilai kekayaan bahasa dan budaya Simeulue merupakan warisan yang harus terus dijaga.
Salah satunya melalui pelestarian lagu-lagu daerah agar tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Simeulue, Zulfata, S.P., M.P., mengatakan festival tahun ini diikuti 34 peserta. Mereka terdiri dari enam pria dan 28 wanita dengan rentang usia 12 hingga 30 tahun.
Para peserta mengikuti kategori lagu wajib dan lagu pilihan. Nantinya, 10 peserta terbaik akan tampil pada malam final yang dijadwalkan berlangsung di Tribun Pendopo Bupati pada Oktober 2026.
Selain Festival Lagu Daerah, rangkaian HUT Simeulue ke-27 juga akan diisi berbagai kegiatan seni, budaya dan olahraga.
Di antaranya tari kolosal Bako Banuada, lomba tari kreasi budaya, cipta lagu dan Nandong Nanga-nang, lomba kuliner dan anyaman, Gelayang Tunang, sepeda hias, karnaval, dayung tradisional, fun run/maraton, bola voli hingga lomba kicau burung.
Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat identitas budaya sekaligus mendorong kreativitas masyarakat Simeulue. [*]