DIALEKSIS.COM | Soki - Nama Datin Seri Vie Shantie Khan, seorang pengusaha sukses asal Malaysia, kian bersinar di mata rakyat Indonesia, spesial di bumoe Aceh.
Terkini, lewat video yang beredar di media sosial, teman dari artis Syahrini itu terlihat sedang memandu acara yang disebut-sebut perkawinan sosok yang mirip dengan Gubernur Aceh.
Bahkan, di publik sempat berkembang informasi bahwa pengantin yang dimaksud adalah Vie Shantie itu sendiri. Namun, dugaan publik berpindah ke sosok yang disebut perempuan berinisial Z, yang tak lain kerabat dari Vie Shantie.
Tapi, siapa Vie Shantie Khan yang sempat diduga publik sudah menjadi pengantin baru Mualem? Dialeksis menurunkan laporan spesial berikut.
Sebagai Chief Executive Officer (CEO) Kumpulan Blackstone, Datin Vie Shantie menunjukkan transformasi bisnis yang dramatis: dari merintis brand busana muslimah V Hijrah -- yang erat kaitannya dengan kebutuhan umrah dan haji -- kini ia melangkah jauh dengan terjun langsung ke bisnis inti layanan perjalanan ibadah, yakni mendirikan maskapai penerbangan Serambi Mekkah Airlines (SAM Airlines) di bawah sokongan penuh Gubernur Aceh.
Perkembangan pesat ini, ditambah dengan ambisi mengembangkan Sabang sebagai pusat bunkering internasional, menjadikan Datin Vie Shantie Khan sosok investor perempuan yang paling disorot di kawasan Serambi Mekkah.
Dari Busana Muslimah ke Maskapai Umrah
Datin Seri Vie Shantie Khan memulai jejaknya dengan mendirikan jenama muslimah V Hijrah, menyediakan busana yang sering digunakan untuk keperluan ibadah haji dan umrah. Namun, ambisi bisnisnya melangkah jauh lebih cepat dari sekadar penyedia apparel.
Kini, ia berperan vital sebagai CEO Blackstone dari PT Serambi Mekkah Airlines (SAM Airlines). Maskapai ini dipersiapkan untuk melayani penerbangan umrah langsung dari Aceh (Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda/SIM) mulai awal tahun 2026. Dengan dukungan penuh dari pemerintah setempat, Vie Shantie telah menyiapkan antara 3 hingga 10 pesawat untuk mewujudkan mimpi Aceh sebagai gerbang umrah dan haji Nusantara.
Sabang Menuju Hub Bunkering Dunia
Selain sektor penerbangan, perhatian Datin Vie Shantie Khan juga tertuju pada sektor maritim. Ia melakukan penjajakan kerja sama investasi guna membangun Hub Bunkering Internasional di Sabang.
Datin Seri Vie Shantie Khan menyoroti fakta bahwa Sabang berada di jalur pelayaran global yang dilintasi oleh lebih dari 90 ribu kapal setiap tahun, menjadikannya lokasi ideal untuk logistik bahan bakar kapal. "Jika 1,5 juta ton saja dari total 50 juta ton lebih transaksi bunkering di Selat Malaka bisa dialihkan ke Sabang, itu sudah menjadi titik awal pertumbuhan ekonomi baru bagi Aceh," ujarnya optimis.
Sinyal Kuat Dukungan Mualem: Komitmen pada Investor Perempuan Global
Lompatan bisnis Datin Vie Shantie Khan dari apparel ke aviasi/maritim tidak lepas dari dukungan Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf -- yang akrab disapa Mualem -- yang menunjukkan komitmen personal yang luar biasa.
Dalam rentang waktu kurang dari satu bulan, Mualem tercatat telah secara pribadi mendampingi dan memfasilitasi pertemuan yang melibatkan Vie Shantie. Dedikasi waktu dari seorang pemimpin tinggi daerah ini jelas menarik perhatian:
1. Rabu, 5 November 2025: Mualem mendampingi langsung Datin Vie Shantie Khan meninjau lokasi peluang investasi di Sabang untuk proyek Hub Bunkering.
2. Sabtu, 22 November 2025: Mualem memfasilitasi pertemuan penting antara pihak SAM Airlines dengan asosiasi travel umrah dan haji Aceh (KATUHA) di Meuligoe Gubernur.
Keseriusan Mualem dalam memastikan kelancaran kedua proyek strategis ini menggarisbawahi komitmen Aceh pada investasi, sekaligus memberikan endorsement signifikan terhadap kredibilitas Datin Seri Vie Shantie Khan sebagai pemimpin perempuan dalam sektor industri berat dan penerbangan.
Jejak Bisnis Multinasional dan Koneksi Syahrini
Sebelum fokus ke Aceh, Vie Shantie Khan telah membangun reputasi global, termasuk sukses mendapatkan kontrak perdagangan arang batu selama 15 tahun untuk pasar Indonesia, Singapura, dan China.
Di luar dunia korporat, Datin Seri Vie Shantie Khan diketahui memiliki lingkaran pertemanan dengan figur publik Indonesia, termasuk sebagai teman akrab dari penyanyi dan sosialita, Syahrini.
Sorotan Hukum yang Tak Menggoyahkan Mualem?
Di tengah gemuruh ambisi investasi Datin Seri Vie Shantie Khan yang menjanjikan Sabang sebagai hub maritim dan Aceh sebagai gerbang umrah, muncul sorotan yang menguji kredibilitasnya.
Diketahui bahwa PT Ratu Mega Indonesia (RMI), di mana beliau menjabat sebagai Komisaris, tengah menghadapi gugatan wanprestasi (cidera janji) senilai US$500.000 di Pengadilan Negeri Jakarta Barat terkait sengketa proyek pasir kuarsa.
Meskipun demikian, sinyal dukungan dari Gubernur Mualem tidak goyah. Dengan fokus pada peluang makroekonomi dan komitmen untuk mendukung kepemimpinan perempuan di kancah bisnis global, Mualem tampak mengabaikan atau memilih untuk tidak memprioritaskan sisi informasi hukum perdata ini.
Bagi Pemerintah Aceh, kehadiran Datin Vie Shantie Khan dengan modal, visi, dan jaringan internasionalnya bisa jadi begitu menghipnotis hingga terlalu strategis untuk dilewatkan hanya karena informasi yang berseleweran di media massa.
Memang, pemimpin terkadang harus lebih berani apalagi jika itu sudah duduk di hati. [ra]