Rabu, 03 Juni 2026
Beranda / /

  • Tambang Ramah Lingkungan? Ini Jawabannya
    Opini | 12 jam lalu
    Tambang Ramah Lingkungan? Ini Jawabannya

    DIALEKSIS.COM | Opini - Di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap isu lingkungan hidup, sektor pertambangan sering kali ditempatkan sebagai salah satu penyebab utama kerusakan lingkungan. Berbagai kasus pencemaran sungai, kerusakan hutan, longsor, hingga konflik sosial yang terjadi di sekitar wilayah pertambangan telah membentuk persepsi bahwa aktivitas tambang selalu identik dengan kerusakan alam. 

    Namun, jika ditelaah secara lebih proporsional, permasalahan sesungguhnya bukan terletak pada kegiatan pertambangannya, melainkan pada bagaimana kegiatan tersebut dikelola. Dengan kata lain, yang menjadi persoalan adalah tata kelola pertambangan yang buruk, bukan keberadaan sektor pertambangan itu sendiri.


  • KKP Segel Tiga Pulau di Kepri, Hentikan Aktivitas Tambang dan Reklamasi Ilegal
    Pemerintahan | 10 bulan lalu
    KKP Segel Tiga Pulau di Kepri, Hentikan Aktivitas Tambang dan Reklamasi Ilegal

    DIALEKSIS.COM | Kepri - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menghentikan sementara aktivitas pemanfaatan pulau-pulau kecil dan ruang laut yang melanggar aturan di Provinsi Kepulauan Riau. Tindakan tegas ini dilakukan di tiga lokasi, yakni Pulau Citlim di Kabupaten Karimun serta Pulau Kapal Besar dan Pulau Kapal Kecil di Kota Batam.

  • Benturan Ekonomi dan Lingkungan: Polemik Tambang Nikel di Surga Raja Ampat
    Indepth | 11 bulan lalu
    Benturan Ekonomi dan Lingkungan: Polemik Tambang Nikel di Surga Raja Ampat

    DIALEKSIS.COM | Indepth - Polemik tambang nikel di Raja Ampat, Papua Barat Daya, memuncak setelah aktivitas penambangan viral di media sosial dan memicu reaksi beragam dari pemerintah pusat hingga kementerian terkait. Operasional tambang yang dikelola PT GAG Nikel anak usaha PT Antam Tbk (BUMN) dihentikan sementara oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Keputusan ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah untuk melindungi kawasan wisata sekaligus ekosistem laut yang telah diakui UNESCO sebagai global geopark. Berikut uraian mendalam mengenai lima fakta utama di balik penghentian sementara tambang nikel di Raja Ampat.