Sabtu, 25 Juli 2026
Beranda / /

  • Bisakah Gubernur Aceh "Cabut Izin Prinsip" Proyek Raksasa Blok Andaman?
    Opini | 3 hari lalu
    Bisakah Gubernur Aceh "Cabut Izin Prinsip" Proyek Raksasa Blok Andaman?

    DIALEKSIS.COM | Opini - Dalam dua hari ini, publik Aceh kembali disuguhi retorika manis yang meninabobokkan. Seorang pengamat kebijakan publik dengan nada berapi-api mendesak Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem untuk mengambil langkah ekstrem: mencabut ”izin prinsip” proyek raksasa gas di Blok South Andaman. 

  • ‎Dua Prioritas Soal Kelola Blok Andaman, Simak!
    Ekonomi | 6 hari lalu
    ‎Dua Prioritas Soal Kelola Blok Andaman, Simak!

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala (USK), Prof. Dr. Ir. Izarul Machdar, M.Eng., menjelaskan dua hal yang harus dipahami publik terkait Blok Andaman.

  • Solusi Ideal untuk Pengelolaan Migas Andaman: Hilirisasi sebagai Jalan Kebangkitan Arun
    Opini | 6 hari lalu
    Solusi Ideal untuk Pengelolaan Migas Andaman: Hilirisasi sebagai Jalan Kebangkitan Arun

    DIALEKSIS.COM | Opini - Penemuan cadangan migas di kawasan Andaman merupakan salah satu kabar paling menggembirakan bagi masa depan sektor energi Indonesia. Potensi yang dimiliki kawasan tersebut tidak hanya menjanjikan peningkatan produksi energi nasional, tetapi juga membuka peluang besar bagi transformasi ekonomi Aceh. Namun, keberhasilan pengelolaan migas Andaman tidak semata mata ditentukan oleh besarnya cadangan yang tersedia, melainkan oleh pilihan strategi pembangunan yang diambil pemerintah. Pertanyaan mendasarnya adalah, apakah Andaman akan kembali menjadi sumber bahan baku yang dikirim ke luar daerah atau bahkan ke luar negeri, atau justru menjadi fondasi lahirnya pusat industri hilir yang mampu menciptakan nilai tambah bagi Indonesia?

  • Muchlis: South Andaman Harus Menjadi Jalan Tengah bagi Aceh dan Indonesia
    Nasional | 8 hari lalu
    Muchlis: South Andaman Harus Menjadi Jalan Tengah bagi Aceh dan Indonesia

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Penemuan cadangan gas dalam jumlah besar di Wilayah Kerja South Andaman dinilai menjadi peluang strategis yang tidak boleh disia-siakan, baik oleh Aceh maupun pemerintah pusat. Proyek tersebut berpotensi memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus menjadi penggerak baru bagi industrialisasi dan pertumbuhan ekonomi Aceh.

  • Risman: Jangan Jadikan “Adat” Sekadar Retorika Politik Bahlil untuk Aceh
    Nasional | 11 hari lalu
    Risman: Jangan Jadikan “Adat” Sekadar Retorika Politik Bahlil untuk Aceh

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Pengamat sosial dan politik, Risman A Rachman, menilai pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, yang menyebut urusan pengelolaan Blok South Andaman akan “diselesaikan secara adat” tidak boleh berhenti sebagai retorika komunikasi politik.

  • Menteri Bahlil, Golkar dan Nasib Aceh
    Opini | 11 hari lalu
    Menteri Bahlil, Golkar dan Nasib Aceh

    DIALEKSIS.COM | Opini - Kalian yang hari ini sibuk nongkrong di coffee shop kawasan Banda Aceh atau daerah Aceh lainnya, menyeduh sanger hangat sambil menatap layar gawai, mungkin menganggap hiruk-pikuk tentang "Blok Andaman" hanyalah deretan angka mati di rubrik ekonomi berita online. Triliunan kaki kubik gas, Plan of Development (PoD), atau wilayah di atas 12 mil laut, semua itu terdengar seperti bahasa yang belum menyentuh kepentingan Aceh.

  • Memaknai Omongan Bahlil
    Opini | 12 hari lalu
    Memaknai Omongan Bahlil

    DIALEKSIS.COM | Opini - Ada sebuah pertunjukan menarik, akhir pekan kemarin. Di atas podium, Ketua Umum Partai Golkar, yang juga Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia mempertontonkan keahlian diplomasi tingkat tinggi untuk meredam tuntutan ekonomi Aceh dengan modal kehangatan "kekeluargaan" serta retorika "setengah kamar."

  • Kemal Fasya: Blok Andaman Jadi Ujian Serius Golkar di Aceh
    Polkum | 12 hari lalu
    Kemal Fasya: Blok Andaman Jadi Ujian Serius Golkar di Aceh

    DIALEKSIS.COM | Lhokseumawe - Akademisi FISIP Universitas Malikussaleh, Dr. Teuku Kemal Fasya, menilai sikap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia terhadap kepentingan Aceh dalam pengelolaan Blok Andaman dapat berdampak langsung terhadap masa depan Partai Golkar di Aceh.

  • Didi Supriadi: Jangan Biarkan Blok Andaman Hanya Lewat di Aceh
    Aceh | 12 hari lalu
    Didi Supriadi: Jangan Biarkan Blok Andaman Hanya Lewat di Aceh

    DIALEKSIS.COM | Lhokseumawe - Polemik mengenai persetujuan Plan of Development (POD) I Lapangan Tangkulo di Wilayah Kerja South Andaman dinilai tidak seharusnya berhenti pada perdebatan teknis mengenai penggunaan Floating Production Storage and Offloading (FPSO) atau tarik-menarik kewenangan antara pemerintah pusat dan daerah. Yang jauh lebih penting, Aceh harus memastikan proyek migas raksasa tersebut menjadi pintu masuk industrialisasi berbasis gas yang mampu mengubah struktur ekonomi daerah dalam jangka panjang.

  • Ujian Golkar di Blok Andaman
    Tajuk | 12 hari lalu
    Ujian Golkar di Blok Andaman

    DIALEKSIS.COM | Tajuk - Pelantikan DPD I Partai Golkar Aceh di Banda Aceh, Sabtu, 11 Juli 2026, bukan sekadar ritual organisasi. Di panggung itu, Golkar Aceh memulai konsolidasi menuju Pemilu 2029. Tapi, bagi publik Aceh, seremoni tersebut menyimpan pertanyaan yang jauh lebih penting: di mana posisi Golkar dalam memperjuangkan kepentingan Aceh atas Blok Andaman?

  • Mahasiswa Aceh Nilai Pernyataan Bahlil soal Tangkulo Menyesatkan Publik
    Ekonomi | 13 hari lalu
    Mahasiswa Aceh Nilai Pernyataan Bahlil soal Tangkulo Menyesatkan Publik

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia terkait pengembangan Lapangan Tangkulo di Wilayah Kerja (WK) South Andaman menuai kritik dari kalangan mahasiswa Aceh. Mereka menilai penjelasan yang disampaikan Bahlil mengenai tingginya biaya pembangunan pipa menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun tidak menggambarkan keseluruhan skema pengembangan proyek sebagaimana tercantum dalam Plan of Development (PoD) I.

  • Ketika Gas Selat Malaka Menguji Makna Desentralisasi Aceh
    Opini | 13 hari lalu
    Ketika Gas Selat Malaka Menguji Makna Desentralisasi Aceh

    DIALEKSIS.COM | Opini - Pada tanggal 25 Juni 2026, Mualem selaku Kepala Pemerintah Aceh mengirimkan surat kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, surat ini beliau tulis dari Meuligoe Gubernur Aceh yang dulu dibangun oleh Pemerintah Kolonial Hindia Belanda, sepucuk surat itu terbang ke Istana Negara. 

  • Terkait Gas Andaman, Ini Kata Bahlil Saat ke Aceh
    Polkum | 14 hari lalu
    Terkait Gas Andaman, Ini Kata Bahlil Saat ke Aceh

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Kunjungan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang juga Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, ke Aceh tidak hanya diwarnai agenda pelantikan pengurus Partai Golkar. 


    Di hadapan ratusan kader dan sejumlah pejabat daerah, Bahlil turut menanggapi isu yang belakangan menjadi perhatian masyarakat Aceh, yakni pemanfaatan gas dari Blok Andaman.

  • Bukan Soal Onshore atau Offshore, Pakar Migas Ingatkan Gas Andaman Harus Jadi Mesin Kemakmuran Aceh
    Berita | 14 hari lalu
    Bukan Soal Onshore atau Offshore, Pakar Migas Ingatkan Gas Andaman Harus Jadi Mesin Kemakmuran Aceh

    DIALEKSIS.COM | Jakarta - Penemuan cadangan gas raksasa di kawasan Andaman menjadi momentum penting bagi masa depan sektor energi Indonesia. Namun, di balik optimisme terhadap potensi investasi dan peningkatan produksi gas nasional, muncul pertanyaan mendasar yang dinilai jauh lebih penting bagi Aceh: apakah kekayaan gas tersebut benar-benar akan mengubah wajah perekonomian daerah, atau justru mengulang sejarah ketika sumber daya alam melimpah belum sepenuhnya menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat setempat?

  • Mahasiswa USK Desak Bahlil Tinjau Ulang Kesepakatan PoD Blok Andaman
    Nasional | 14 hari lalu
    Mahasiswa USK Desak Bahlil Tinjau Ulang Kesepakatan PoD Blok Andaman

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Penandatanganan dokumen Plan of Development (PoD) I Lapangan Tangkulo, Blok South Andaman, oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menuai kritik dari kalangan mahasiswa Aceh. Mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK), Fathur Aulia Al-Asyi, mendesak pemerintah pusat meninjau kembali persetujuan dokumen tersebut dengan mengakomodasi kepentingan Aceh dalam pengelolaan sumber daya minyak dan gas bumi (migas).

« 1 2 3 4 »