DIALEKSIS.COM | Lhokseumawe - Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan melalui program revitalisasi Waduk Pusong.
DIALEKSIS.COM | Lhokseumawe - Pemerintah Kota Lhokseumawe menggelar ekspose skema penanganan sampah secara komprehensif yang melibatkan sejumlah tenaga ahli lintas bidang. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemko dalam mencari solusi jangka panjang atas persoalan sampah yang terus meningkat.
DIALEKSIS.COM | Lhokseumawe - Tumpukan sampah yang menumpuk di kawasan Waduk Pusong, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, kini menjadi keluhan utama bagi pengunjung. Aroma busuk yang menyengat dari sampah yang berserakan di area waduk tersebut mengganggu kenyamanan, baik bagi warga setempat maupun wisatawan yang datang berkunjung.
DIALEKSIS.COM | Lhokseumawe - Pemerintah Kota Lhokseumawe, kembali membuka Waduk Lhokseumawe, bagi masyarakat umum. Sebelumnya waduk tersebut sempat ditutup setahun terakhir ini.
DIALEKSIS.COM | Lhokseumawe - Warga mengeluhkan tumpukan sampah di area Waduk Pusong Lhokseumawe karena mengeluarkan bau yang menyengat dan berserakan di area itu sehingga mengganggu pengguna jalan bahkan pedagang kuliner wilayah tersebut.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe mengusulkan anggaran sebanyak Rp 1,5 Milyar untuk perbaikan dan pemeliharaan Waduk Pusong.
Usulan tersebut merupakan bagian dari kesepakatan perdamaian antara masyarakat disekitar Waduk Pusong yang diwakili oleh Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Perwakilan Kota Lhokseumawe dengan Pemko Lhokseumawe di Pengadilan Negeri (PN) Lhokseumawe.
DIALEKSIS.COM | Lhokseumawe - Jasad seorang kakek bernama Nazar Jalil (72) warga Desa Keude Aceh, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, ditemukan warga mengapung di waduk Lhokseumawe, Rabu (3/5/2023).
DIALEKSIS.COM | Lhokseumawe - Pemerintah Kota Lhokseumawe masih mengkaji terkait penghapusan aset Bangunan Pasar Kuliner yang terletak di pinggiran waduk Pusong.
Kepala Hubungan Masyarakat Pemerintah Kota Lhokseumawe, Darius, mengatakan mengatakan, soal bangunan itu ada dua opsi nanti antara asetnya dihapuskan atau aset tersebut dialihkan pemanfaatannya fungsi.
DIALEKSIS.COM | Lhokseumawe - Buntut dari isu petani keramba di waduk reservoir pusong menggugat Pj Walikota Lhokseumawe, ke Pengadilan Negeri Lhokseumawe. Pemko Lhokseumawe siap mengikuti proses hukum.
Hal tersebut disampaikan Kepala Bagian Protokol Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Lhokseumawe, Darius. “Sampai saat ini kita belum menerima salinan gugatanya, Pemko Lhokseumawe siap mengikuti proses hukum,” katanya dikonfirmasi Dialeksis.com per telepon Kamis (2/3/2023).
DIALEKSIS.COM | Lhokseumawe - Belasan petani keramba di Waduk Reservoir Pusong, Lhokseumawe, menggugat Penjabat (Pj) Wali Kota Lhokseumawe ke Pengadilan Negeri Lhokseumawe. Gugatan tersebut terkait dengan pencemaran yang terjadi di Waduk Pusong yang merugikan para petani keramba.
DIALEKSIS.COM | Lhokseumawe - Dua unit lapak dagangan pedagang kaki lima yang berjualan di kawasan Waduk Pusong, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, diduga terbakar akibat ledakan bom molotov oleh orang tak dikenal. Jumat (24/2/2023).
Di Lokasi kebakaran ditemukan bekas puing botol kaca dan bahan bakar minyak bertebaran di area kios yang terbuat dari kayu itu.
DIALEKSIS.COM | Lhokseumawe - Personel Sat Samapta Polres Lhokseumawe melaksanakan patroli di lokasi wisata Waduk Jeulikat, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, Minggu (29/5/2022).
DIALEKSIS.COM | Lhokseumawe - Sidang lanjutan kasus nelayan suntik mati (Eutanasia) di Kota Lhokseumawe yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Lhokseumawe yang berlangsung pada kamis (20/1/2022) yang diagendakan pemeriksaan saksi yang dihadirkan oleh pemohon kuasa hukum Nazaruddin Razali, Safaruddin, SH. Muhammad Zubir, S.H., M.H., dan Sahputra, S.H., dari Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA).
DIALEKSIS.COM | Lhokseumawe - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Lhokseumawe merilis laporan, kalau waduk yang berada di Desa Pusong, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe tersebut mengandung merkuri dan logam berat yang berbahaya bagi kesehatan.
Kepala Bidang, Analisis Pencegahan Dampak Lingkungan dan Pengawasan Dampak Lingkungan DLH Kota Lhokseumawe, Linda Yani mengatakan, pihaknya telah melakukan uji laboratorium , sehingga hasilnya diketahui mengandung merkuri.