Beranda / Berita / Dunia / Pembatalan Penerbangan di Bandara Heathrow Sebabkan Antrean Panjang dan Kekacauan

Pembatalan Penerbangan di Bandara Heathrow Sebabkan Antrean Panjang dan Kekacauan

Kamis, 30 Juni 2022 22:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Banyaknya penumpang yang tidak mengetahui bahwa pesawat mereka telah membatalkan perjalanan sampai mereka tiba di Bandara Heathrow London, Kamis (30/6/2022). [Foto: Andy Mossack]

DIALEKSIS.COM | London - Penumpang mengeluhkan antrean dan kekacauan total di Bandara Heathrow setelah meminta maskapai untuk menghapus 30 penerbangan dari jadwal, Kamis (30/6/2022).

Bandara terbesar di Inggris itu mengatakan pembatalan penerbangan diperlukan untuk keselamatan. Beberapa penumpang tidak mengetahui bahwa penerbangan mereka dibatalkan sampai mereka tiba di bandara.

Cuitan penulis perjalanan dan penyiar Andy Mossack mengatakan ada kekacauan total dan layanan pelanggan yang nol di Bandara Heathrow pada Kamis pagi.

Mossack, yang akan terbang ke Jenewa pada pukul 08:25 waktu setempat, mengatakan kepada BBC bahwa dia diberitahu tentang pembatalan melalui email sekitar pukul 6:00 yang dia tidak melihat informasi itu sampai dia tiba di bandara.

"Tidak ada penerbangan ke Jenewa sampai hari Minggu atau Senin. Jadi saya harus pulang. Terminal 5 mengerikan, ada ratusan orang di sana. Beberapa tidur di lantai," cuitan Mossack di Twitter.

Salah satu penumpang, Andrew Douglas, mengatakan dia telah menghabiskan empat jam dalam antrean untuk mengetahui pada saat check-in bahwa penerbangannya telah dibatalkan tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Penumpang lain mengeluhkan layanan pelanggan yang buruk dan kurangnya bantuan ketika mencoba memesan ulang penerbangan mereka.

Seorang juru bicara Heathrow mengatakan, pihaknya akan bekerja dengan maskapai penerbangan untuk membuat penumpang yang terkena dampak memesan ulang ke penerbangan lain dan kami mohon maaf atas dampaknya terhadap rencana perjalanan.

"Kami bekerja keras untuk memastikan setiap orang memiliki perjalanan yang mulus melalui Heathrow di musim panas ini, dan yang paling penting adalah memastikan bahwa semua penyedia layanan di bandara memiliki sumber daya yang cukup untuk memenuhi permintaan," tutur jubir itu.

Sementara itu, pemerintah meminta industri untuk menjalankan jadwal musim panas yang realistis dan memperingatkan penumpang tentang setiap perubahan penerbangan sedini mungkin untuk meminimalkan gangguan. [BBC]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI
distanbun 12
Komentar Anda