Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Ekonomi / Waspada Gebyar Undian Palsu, Bank Aceh Imbau Nasabah Jaga Kerahasiaan Data

Waspada Gebyar Undian Palsu, Bank Aceh Imbau Nasabah Jaga Kerahasiaan Data

Selasa, 20 Januari 2026 08:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Informasi hoax penyampaian gebyar undian palsu. Foto: Ist


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Manajemen PT Bank Aceh Syariah mengimbau seluruh nasabah agar waspada terhadap maraknya penipuan yang mengatasnamakan lembaga tersebut, terutama yang berkedok “Gebyar Bank” atau undian berhadiah. Pesan berantai, akun palsu di media sosial, dan panggilan telepon yang menjanjikan hadiah dengan syarat mudah dilaporkan sebagai upaya phishing yang bertujuan mencuri data pribadi dan saldo rekening nasabah.

Direktur Utama Bank Aceh Fadhil Ilyas, melalui Sekretariat Perusahaan Ilham Novrizal, menegaskan bahwa keamanan dana dan data nasabah menjadi prioritas bank. Namun Ilham mengingatkan bahwa perlindungan tersebut membutuhkan peran aktif dari nasabah sendiri.

“Kami mengamati peningkatan upaya penipuan digital yang semakin canggih. Pelaku kerap menggunakan identitas palsu yang sangat mirip dengan identitas resmi Bank Aceh untuk mengelabui masyarakat. Oleh karena itu, kami mengimbau nasabah agar tidak pernah memberikan data sensitif kepada siapa pun, termasuk pihak yang mengaku sebagai karyawan bank,” ujar Ilham.

Ilham menambahkan bahwa Bank Aceh tidak pernah meminta informasi rahasia melalui saluran tidak resmi. “Perlu diingat, Bank Aceh tidak pernah meminta PIN, password, atau kode OTP melalui media sosial maupun telepon. Jika ada yang meminta data tersebut, dapat dipastikan itu adalah hoaks dan upaya penipuan. Segera abaikan dan laporkan melalui kanal resmi kami,” tegasnya.

Laporan internal menyebutkan beberapa modus yang sering dipakai pelaku, antara lain klaim pemenang undian yang mensyaratkan pengiriman data akun atau pembayaran biaya administrasi, serta akun-akun palsu yang aktif menghubungi nasabah lewat pesan pribadi dengan menggunakan logo Bank Aceh.

Untuk mengurangi risiko kerugian finansial, Bank Aceh memberi panduan praktis kepada nasabah:

  1. Hanya berinteraksi dengan akun media sosial resmi Bank Aceh.
  2. Jangan pernah membagikan kode OTP (One-Time Password) kepada siapa pun.
  3. Unduh aplikasi Action Mobile Banking hanya dari Google Play Store atau Apple App Store.
  4. Hindari mengklik tautan dari nomor tidak dikenal yang meminta pengisian data pribadi.

Nasabah yang memerlukan informasi akurat atau ingin melaporkan dugaan penipuan dapat menghubungi Contact Center Bank Aceh di 1500845 atau mengunjungi situs resmi di www.bankaceh.co.id

.“Bank Aceh terus berkomitmen memperkuat sistem keamanan siber secara berkelanjutan. Kami mengajak semua nasabah untuk bersama menjaga keamanan finansial di era digital ini,” tutup Ilham.

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI