Logo Dialeksis
Beranda / Berita / Nasional / BPS : Kenaikan Pertamax Picu Inflasi

BPS : Kenaikan Pertamax Picu Inflasi

Kamis, 01 Maret 2018 12:53 WIB

Font: Ukuran: - +
Ilustrasi: Jawapos

Dialeksis.com, Jakarta-  PT Pertamina (Persero) menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi atau yang disebut juga dengan Bahan Bakar Khusus (BBK). Ini merupakan kenaikan tertinggi sejak beberapa bulan terakhir.

Tercatat, harga Pertamax naik Rp300 per liter menjadi Rp8.900 per liter dari harga sebelumnya Rp8.600 per liter. Kenaikan ini terjadi pada pukul 00.00 WIB

Kepala BPS Kecuk Suhariyanto menjelaskan, kenaikan harga BBK tersebut telah memberikan andil pada kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan. Akibatnya, sektor tersebut pun mengalami inflasi 0,02% memberikan andil 0,01% terhadap inflasi nasional.

"Yang dominan memberikan andil inflasi adanya kenaikan bensin untuk pertamax dan pertamax turbo, memberikan andil, sebaliknya yang memberikan deflasi penurunan tarif angkutan udara," kata dia di Kantor BPS, Jakarta, Kamis (1/3/2018) sebagaimana dilansir okezone.

Sekadar infomasi, BPS mencatat dari 82 kota di Indonesia menunjukkan terjadi inflasi 0,17%. Dari 82 kota tersebut, sebanyak 55 kota yang mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Jayapura mencapai 1,05% dan inflasi terendah ada di Kota Palangkaraya sebesar 0,04%. (okezone).

Editor :
HARIS M

Komentar Anda