Rabu, 26 Agustus 2026
Beranda / Berita / Aceh / 2.500 Santri dari 9 Dayah di Aceh Tengah Ikuti Pawai Maulid Nabi

2.500 Santri dari 9 Dayah di Aceh Tengah Ikuti Pawai Maulid Nabi

Selasa, 25 Agustus 2026 22:00 WIB

Font: Ukuran: - +

2.500 santri dari sembilan dayah di Kabupaten Aceh Tengah mengikuti pawai memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Selasa (25/8/2026). [Foto: Prokopim AT]


DIALEKSIS.COM | Takengon - Sebanyak 2.500 santri dari sembilan dayah di Kabupaten Aceh Tengah mengikuti pawai memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Selasa (25/8/2026).

Pawai yang dilepas Wakil Bupati Aceh Tengah Muchsin Hasan didampingi Ketua BKMT Aceh Tengah Vitriani Muchsin Hasan itu dimulai dari Lapangan Setdakab Aceh Tengah.

Sembilan dayah yang mengikuti kegiatan tersebut yakni Dayah Ulumul Quran Bebesen, Darul Mutaalimin Blang Kolak II, Maqamah Mahmuda, Darul Mukhlisin Bur Jimet, Al-Azhar Pegasing, Az Zahra Asir-Asir, Ruhul Amal Man 2 Takengon, Bustanul Ulum Lenga, dan Al Fatah Ummul Qura Pepalang.

Pawai berlangsung semarak dengan lantunan shalawat serta berbagai ornamen dakwah yang dibawa masing-masing dayah. Rute pawai melintasi depan Polres Aceh Tengah, Kodim 0106 Aceh Tengah, Terminal Lama, Simpang Wariji, kemudian kembali ke Lapangan Setdakab.

Ketua Panitia Pawai Maulid Nabi, Tgk. Syahkirin, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga mengajak masyarakat meneladani akhlak dan sabda Rasulullah.

"Semarak pawai ini hendaknya membawa kebahagiaan karena memperingati hari lahir suri tauladan kita serta menjadikan sabda-sabda beliau sebagai contoh baik di kalangan masyarakat," ujar Syahkirin.

Sementara itu, Muchsin mengingatkan para santri agar percaya diri dan terus melanjutkan pendidikan. Menurut dia, ijazah santri kini telah diakui negara sehingga lulusan dayah memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

"Santri juga diajarkan untuk mandiri sehingga dapat mensyiarkan nilai Islam di tengah masyarakat dengan cara mengabdikan diri pada bangsa dan negara," kata Muchsin.

Ia juga meminta para peserta menjaga adab dan ketertiban selama pawai. Menurutnya, sikap tersebut menjadi bagian dari upaya meneladani perilaku Rasulullah SAW.

Selain memperingati Maulid Nabi, kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi antar-dayah untuk memperkuat persatuan serta memperluas syiar Islam di Kabupaten Aceh Tengah.

Pawai berlangsung lancar dan aman. Seluruh santri kemudian kembali ke dayah masing-masing dengan tertib. [m]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI
pema - damai
dishub