Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Berita / Aceh / Bupati Gayo Lues Minta Rekayasa Lalu Lintas Atasi Macet Takjil di Blangkejeren

Bupati Gayo Lues Minta Rekayasa Lalu Lintas Atasi Macet Takjil di Blangkejeren

Jum`at, 20 Februari 2026 16:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Bupati Gayo Lues, Suhaidi meminta Dinas Perhubungan berkoordinasi dengan Satpol PP dan Polantas untuk menertibkan jalan dengan merekayasa lalu lintas. [Foto: Diskominfo GL]


DIALEKSIS.COM | Blangkejeren - Padat serta ramainya masyarakat yang berburu takjil, membuat lalu lintas seputaran Kota Blangkejeren macet parah. Menanggapi hal tersebut, Bupati Gayo Lues, Suhaidi meminta Dinas Perhubungan berkoordinasi dengan Satpol PP dan Polantas untuk menertibkan jalan dengan merekayasa lalu lintas.

“Saya lihat orang yang berjualan lumayan tertib sebenarnya, tidak terlalu jauh masuk ke dalam. Memang kendaraannya yang rame, masyarakatnya yang rame itu yang sebenarnya yang terjadi,” ujar Suhaidi, Jumat (20/2/2026).

Tambahnya, banyaknya masyarakat yang berburu takjil, tentunya membawa hal positif dari segi ekonomi kepada pedagang-pedagang yang ada di seputaran Blangkejeren.

“Mudah-mudahan jualannya bisa laku. Karena mungkin tahun kemarin Batalyon TP belum ada hari ini Batalyon TP ada juga, ada sekitar 600 orang prajurit. Nanti akan masuk lagi pasukan Brimob, nah Brimob kita itu sudah di rubah menjadi Batalyon, itu juga ada 700 personil. Jadi nanti alhamdulillah dengan ramainya Gayo Lues ini, bisa mempercepat pertumbuhan ekonomi,” lanjutnya.

Ia meminta, Kadis Perhubungan dapat berkoordinasi dengan KasatPol PP, perihal pengaturan lalu lintas dengan melakukan rekayasa jalan seperti tahun kemarin dengan memutar ke arah Masjid Raya.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Bupati Gayo Lues, Maliki meminta Dinas terkait untuk mengatur arah lalu lintas diseputaran Kota Blangkejeren.

“Untuk parkir, di kota itu nanti sisakan dia sedikit untuk orang lewat. Artinya, kalau parkir masih bisa lewat mobil setengah jangan terus di tutup semuanya. Ini harus ada kita di situ beberapa orang entah itu sepuluh per jalur yang kita jaga. Konsultasi dengan perhubungan dan Kasatlantas,” ujarnya.

ia mengatakan, jika lalu lintas pada saat waktu berbuka puasa dibiarkan semeraut, maka akan ditakutkan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. [*]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI