Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Berita / Aceh / Darlina Resmi Pimpin MTs MSQ, Mantapkan Arah Pendidikan Santriwati dengan Kurikulum Berbasis Cinta

Darlina Resmi Pimpin MTs MSQ, Mantapkan Arah Pendidikan Santriwati dengan Kurikulum Berbasis Cinta

Kamis, 29 Januari 2026 18:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Prosesi pelantikan Kepala Madrasah Tsanawiyah Ma’had Shafwatul Quran (MSQ) Banda Aceh dilakukan oleh Ketua Yayasan Haji Burhanuddin Usman (YHBU), dr. Teuku Yusriadi, Sp.BA, FIAPS, dan disaksikan langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Banda Aceh Salman Arifin, S.Pd, M.Ag, dan para pembina yayasan Yusniar, AR, Drs. H Mustafa Usman dan Dra. Dahliati, M.Pd. [Foto: dokumen untuk dialeksis.com]


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Ma’had Shafwatul Quran (MSQ) Banda Aceh memasuki fase baru pengembangan pendidikan dengan dilantiknya Darlina, S.Si., M.Si. sebagai Kepala Madrasah Tsanawiyah. Kepemimpinan baru ini diharapkan mampu memperkuat arah pendidikan santriwati melalui penerapan kurikulum berbasis cinta yang menekankan nilai karakter, toleransi, dan kepedulian sosial.

Pelantikan berlangsung pada Kamis (29/1/2026), di Gedung Landmark BSI Banda Aceh. Darlina, yang sebelumnya berkarier sebagai pendidik di MAN 3 Rukoh, ditetapkan sebagai kepala madrasah oleh Kankemenag Kota Banda Aceh untuk menggantikan Dra. Ainal Mardhiah yang telah menyelesaikan masa jabatannya.

Prosesi pelantikan dilakukan oleh Ketua Yayasan Haji Burhanuddin Usman (YHBU), dr. Teuku Yusriadi, Sp.BA, FIAPS, dan disaksikan langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Banda Aceh Salman Arifin, S.Pd, M.Ag, dan para pembina yayasan Yusniar, AR, Drs. H Mustafa Usman dan Dra. Dahliati, M.Pd. 

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan YHBU menyampaikan bahwa MSQ yang berdiri sejak tahun 2021 di Gampong Pineung lorong Tgk.Chik Dipineung VII ini telah meluluskan satu angkatan santriwati pada tahun 2025. Sebagai madrasah tsanawiyah khusus putri, MSQ memiliki program unggulan tahfiz Al-Qur’an dan pendalaman ilmu agama, serta mulai tahun 2026 akan memperkuat pembelajaran bahasa Arab dan bahasa Inggris.

Prestasi santriwati MSQ juga terus berkembang. Beberapa di antaranya dipercaya menjadi bagian dari kafilah Kota Banda Aceh pada ajang MTQ Provinsi Aceh di Kabupaten Pidie Jaya.

Kepala Kemenag Kota Banda Aceh, H. Salman Arifin, mengapresiasi capaian MSQ selama empat tahun terakhir. Ia menilai keberadaan madrasah tsanawiyah khusus putri masih tergolong langka di Aceh dan menjadi peluang strategis dalam pengembangan pendidikan keagamaan. 

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara yayasan, madrasah, dan Kementerian Agama, khususnya dalam implementasi kurikulum berbasis cinta di lingkungan pembelajaran.

Ucapan selamat disampaikan oleh Ketua Pembina Yayasan YHBU, Yusniar AR, yang berharap kepemimpinan baru dapat bergerak cepat, terutama dalam persiapan penerimaan santriwati baru. Ia juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi Dra. Ainal Mardhiah yang selama dua tahun terakhir berhasil membawa madrasah meraih akreditasi B.

Dalam sambutan perdananya, Darlina menyampaikan komitmen untuk membangun komunikasi dan koordinasi lintas sektor demi menciptakan lingkungan pendidikan yang humanis dan berkarakter. 

“Kurikulum berbasis cinta menjadi fondasi untuk membentuk generasi santri yang kuat secara akhlak, toleran, dan peduli terhadap sesama,” ujarnya, seraya memohon dukungan dan doa dari seluruh pihak.

Acara ditutup dengan rapat kerja MSQ yang menghadirkan narasumber Ust. Muzakkir Zulkifli, S.Ag. serta Fikhriah, Pengawas Madrasah dari Kemenag Kota Banda Aceh. [*]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI