Beranda / Berita / Aceh / Jembatan Sawang Aceh Utara Nyaris Ambruk ke Sungai

Jembatan Sawang Aceh Utara Nyaris Ambruk ke Sungai

Senin, 30 Oktober 2023 23:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Rizkita Gita

DPRA Tarmizi Panyang meninjau lokasi jembatan Sawang yang terancam amruk. [Foto: IST]


DIALEKSIS.COM | Lhokseumawe - Jembatan rangka baja yang menghubungkan antar kecamatan di Desa Sawang, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara hampir Roboh ke sungai Krueng Sawang. Kondisi itu akibat diterjang arus banjir saat terjadi. 

Muktar warga setempat khawatir jika sewaktu-waktu jembatan itu amruk ke sungai, apabila itu terjadi aktifitas sehari- hari akan terganggu bahkan terisolir. 

“ini jembatan satu- satunya kami akses dalam melakukan aktifitas sehari- hari maupun mengangkut hasil kebun (panen) dibawa ke kota dan akses anak pergi ke sekolah,” kata Muktar. 

Anggota Dewan Perwakilan Aceh (DPRA) Tarmizi Panyang, kepada Dialeksis.com Senin (30/10/2023) menyebutkan, pihaknya sudah membahas persoalan ini dalam rapat paripurna bahkan ke Pj Gubernur Aceh agar Pemerintah Aceh segera melakukan penanganan tanggap darurat normalisasi sungai atau membangun kembali jembatan itu. 

“Jika tidak dilakukan dengan cepat kita khawatirkan jembatan itu roboh, karena kondisi sudah miring dan retak. Setelah kita cek sudah tidak ada harapan lagi, sekali lagi di terjang banjir sudah roboh itu jembatan,” terangnya. 

Masyarakat berharap pemerintah Aceh dapat melakukan normalisasi sungai pada akhir tahun 2023 dengan anggaran tanggap darurat. “Harapan masyarakat jembatan dapat merealisasikan anggaran tahun 2024,” katanya. 

Tarmizi menyebutkan, jembatan itu dibangun tahun 1999. Total anggaran masa itu senilai Rp 40 miliar. Apabila dibangun kembali tahun sekarang diperkirakan bisa menghabiskan dana Rp 50 milyar. 

“Dua hari lalu, saya bersama Sekretaris Dinas PUPR Aceh, dua anggota Komisi IV DPRA sudah meninjau ke lokasi. Kita sangat apresiasi karena sudah ikut mengecek ke lokasi di bawah jembatan. Kita berharap ada tindak lanjut dari pihak terkait,” pungkasnya. 

Keyword:


Editor :
Alfi Nora

riset-JSI
Komentar Anda