Logo Dialeksis - Masker
utu pangdam
Beranda / Berita / Aceh / Kegiatan TMMD di Aceh Tengah Resmi Dimulai

Kegiatan TMMD di Aceh Tengah Resmi Dimulai

Selasa, 22 September 2020 15:00 WIB

Font: Ukuran: - +


DIALEKSIS.COM| Takengon- Dalam sejarah pembukaan TMMD baru kali ini yang unik dilakukan. Upacara peresmian dimulainya kegiatan Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) tidak dilakukan di lapangan, dan tanpa masa.

Peserta upacara pembukaan juga dibatasi dan harus menjaga jarak, menggunakan masker. Kegiatan dimulainya pelaksanaan TMMD regular ke-109 di wilayah komando Kodim 0106 Aceh Tengah, berlangsung di Oprom Pemda Aceh Tengah, Selasa siang (22/09/2020).

Acaranya juga berlangsung sederhana. Tanpa ada atraksi baik kesenian atau pertunjukan keahlian bela diri, seperti lazimnya dilakukan saat pembukaan TMMD. Acara yang sederhana ini dilakukan, mengikuti SOP kesehatan dalam menghadapi pandemic corona.

Menurut Dandim 0106 Aceh Tengah, Letkol. Inf Teddy Sofyan.S.Sos, dalam pembukaan dimulai TMMD itu menjelaskan, kegiatan yang dipusatkan di dua kampung (Kala Wih Ilang dan Pantan Musara) Kecamatan Pegasing Aceh Tengah dimulai pada 22 September hingga 21 Oktober mendatang.

Kegiatan ini berupa pelebaran jalan sepanjang 4.200 meter dengan lebar 6,5 meter, kemudian dilanjutkan dengan pengerasan jalan sepanjang 4.200 meter dengan lebar 4 meter. Serta pembuatan jembatan 1 unit, dan pembuatan gorong gorong 4 unit.

Selain itu juga ada kegiatan non fisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan, penyuluhan kesehatan/KB, bahaya narkoba, pertanian dan penyuluhan terorisme dan faham radikal.

Pada kesempatan itu, Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar mengharapkan, agar masyarakat di dua desa ini, Pantan Musara dan Wih Ilang, berperan aktif dalam suksesnya kegiatan TMMD ini.

“Kegiatan ini untuk mensejahterakan masyarakat, mempermudah aksek transportasi. Dimana selama ini masyarakat di sana merasakan bagaimana sulitnya tranportasi, mereka sering terperangkap lumpur ketika musim hujan,” sebut Shabela.

Dampaknya hasil pertanian sulit diangkut keluar dan menyebabkan tingginya biaya transportasi. Dengan adanya TMMD kesejahteraan masyarakat di sana akan mengalami perubahan, mereka dapat menata hidupnya, karena transportasi sudah baik.

Shabela juga mengingatkan Dinas PU Aceh Tengah untuk mendata kembali sejumlah ruas jalan kegiatan TMMD agar ditingkatkan, diaspal dan diperbaiki demi kelancaran arus transportasi masyarakat yang mengandalkan kebun sebagai sumber hidupnya.

Usai dilakukan upacara pembukaan TMMD ini, Dandim 0106 Aceh Tengah, Bupati, Kapolres dan segenap undangan lainya meninjau lokasi TMMD di Wih Ilang yang jaraknya sekitar 27 kilometer arah selatan kota Takengon. (baga)


Editor :
Redaksi

BPMA pangdam
riset-JSI
Komentar Anda
syamsul rizal hari guru