Beranda / Berita / Aceh / Kejahatan Merajalela di Aceh, Puluhan Anak di UPTD RSAN Diedukasi Dampak Narkoba

Kejahatan Merajalela di Aceh, Puluhan Anak di UPTD RSAN Diedukasi Dampak Narkoba

Minggu, 04 Februari 2024 14:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Puluhan anak di Unit Pelaksana Teknis Dinas Rumoeh Seujahtera Aneuk Nanggroe (UPTD-RSAN) Dinas Sosial Aceh diberikan edukasi melatih sikap diri dalam menolak tawaran narkoba. Kegiatan bertajuk “Gerebek Edukasi Narkotika” ini berlangsung di Aula setempat, Aceh Besar, Ahad (4/2/2024). [Foto: for Dialeksis.com]


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Puluhan anak di Unit Pelaksana Teknis Dinas Rumoeh Seujahtera Aneuk Nanggroe (UPTD-RSAN) Dinas Sosial Aceh diberikan edukasi melatih sikap diri dalam menolak tawaran narkoba. Kegiatan bertajuk “Gerebek Edukasi Narkotika” ini berlangsung di Aula setempat, Aceh Besar, Ahad (4/2/2024).

“Mereka (anak-anak RSAN) harus belajar kalau narkoba itu bahaya, karena semua kejahatan seperti tawuran, begal dan perampokan jadi pintu masuknya narkoba,” kata Kepala UPTD-RSAN Michael Octaviano. 

Michael menyebutkan, bila terkena, narkoba dapat menjerumuskan seorang anak pada tindakan kejahatan, mengganggu kesehatan fisik dan mental. Sementara anak panti sangat rentan terpengaruh dengan narkoba karena tidak memiliki sosok orang tua utuh sebagai panutan. 

“Mereka tidak punya sosok yang akan mengingatkan mereka sehingga sangat mudah terpengaruh oleh lingkungan jahat,” kata Michael. 

Ia mengatakan, anak-anak juga dibekali motivasi hidup sehat tanpa narkoba serta mencegah seks bebas dan pernikahan dini. 

Menurutnya, RSAN tidak dapat bekerja sendiri dalam memberikan pengasuhan terbaik kepada anak. Dia berharap kolaborasi dengan berbagai pintas dinas hingga organisasi lainnya dapat terjalin dengan baik.

“Semoga kegiatan yang kita lakukan dapat menjadi motivasi untuk banyak pihak. Mari bersama-sama kita hantarkan generasi hebat Aceh ke gerbang kesuksesan,” kata Michael.

Sementara itu, Mustafa salah satu peserta edukasi mengatakan, pembekalan yang ia terima sangat bermanfaat untuk pengetahuan. Karena, selama pelatihan berlangsung pihaknya mempelajari banyak tips dalam mencegah diri agar tidak terjerumus dalam lingkaran narkoba. 

“Kami berharap semoga kegiatan ini tidak hanya sekali, tapi berkali-kali,” kata Mustafa. 

Kegiatan tersebut berkolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Aceh, Generasi Berencana BKKBN Aceh, dan Generasi Gemilang Anti Narkoba, dan Universitas Syiah Kuala (USK). [*]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI
Komentar Anda