Beranda / Berita / Aceh / Ketua Hakka Aceh: Warga Tionghoa Sudah Melakukan Isoman Dengan Sangat Ketat

Ketua Hakka Aceh: Warga Tionghoa Sudah Melakukan Isoman Dengan Sangat Ketat

Sabtu, 07 Agustus 2021 18:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : fatur

Ketua Hakka Yayasan Hakka Aceh, Kho Khie Sion. [Foto: Liputan6/ Rino Abonita]


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Kawasan Peunayong, Banda Aceh kini merah membara karena lebih kurang sekitar 5 orang etnis Tionghoa dinyatakan positif corona dan sedang menjalankan Isolasi Mandiri (Isoman).

Mendapati kabar tersebut Dialeksis.com, Sabtu (07/08/2021) menghubungi Ketua Yayasan Hakka Aceh, Kho Khie Siong untuk mengkonfirmasi lebih lanjut.

Kho Khie Siong mengatakan, benar adanya warna etnis tionghoa sedang melakukan Isoman, untuk data lebih lanjut, bisa langsung ke tim satgas atau puskesmas.

“Karena kami tidak mendata lebih lanjut, lebih kurang ada sekitar 5 orang di 5 rumah. karena data yang real pihak berwenang yang dapat memberitahu dan lebih detail terkait hal ini,” ucapnya.

Kemudian, ia mengatakan, selama isoman tentu dilakukan pemantauan, dengan cara pihak terkait yang melakukan isoman dapat melapor agar keluarganya mendapat perhatian dari Satgas Covid-19 kecamatan.

“Namun ada juga yang tidak melapor, maksudnya disini dilakukan pemantauan agar tim Satgas Covid-19 bisa melakukan pengecekan antigen tanpa keluarga atau pihak terkait tidak harus keluar rumah,” ujarnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, untuk segala kebutuhan selama Isoman terus disediakan.

“Seperti oksigen kita selalu sediakan, Jika untuk warga Tionghoa kan sudah saling mengenal dan ini pun bisa digunakan oleh masyarakat lain selain warga Tionghoa dengan beberapa syarat. Artinya, jika ingin menggunakan oksigen harus ada penanggung jawab, jika sudah selesai harus dikembalikan lagi secara steril, oksigennya diisi kembali, tabungnya disterilkan, selangnya yang dipasang kehidung diganti dengan yang baru, agar dapat digunakan kembali bagi yang membutuhkan,” jelasnya.

Ketua Yayasan Hakka Aceh, Kho Khie Siong juga terus menghimbau masyarakat untuk tetap taat Protokol Kesehatan (Protkes).

“Kemudian, bagi mereka yang sudah dinyatakan positif Covid-19 untak dapat melakukan Isoman dan jangan berkeliaran diluar yang dapat mengakibatkan penularan Covid-19 kepada orang lain, dan dalam hal ini bagus sekali, kenapa warga tionghoa mendengar himbauan kita untuk melakukan Isoman dengan sangat ketat dan tentu kita pantau terus,” tutupnya kepada Dialeksis.com. [ftr]

Keyword:


Editor :
Alfatur

riset-JSI
Komentar Anda