Beranda / Berita / Aceh / LKS SMK Tingkat Provinsi ke XXXI Resmi Dibuka, Ini Pesan Plh Kadisdik Aceh

LKS SMK Tingkat Provinsi ke XXXI Resmi Dibuka, Ini Pesan Plh Kadisdik Aceh

Selasa, 20 Juni 2023 14:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Plh Kadisdik Aceh, Dr. Asbaruddin saat membuka kegiatan LKS SMK di Grand Aceh Hotel Banda Aceh


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK tingkat provinsi ke XXXI Dinas Pendidikan Aceh tahun 2023 resmi dibuka. Pembukaan ini berlangsung di Aula Grand Aceh Syariah Banda Aceh. Senin (19/6/2023) malam.

M. Amin yang menyampaikan sambutan ketua panitia mengatakan, seleksi LKS ini diikuti oleh 247 peserta dari 23 kabupaten/kota di seluruh Aceh dengan 22 cabang kompetensi yang diperlombakan. Kegiatan yang dimulai sejak 19 hingga 22 Juni 2023 ini akan dipusatkan di SMKN 1, SMKN 2, dan SMKN 3 Banda Aceh.

"Kegiatan ini dilaksanakan selama empat hari dengan total 280 anggota, terdiri dari 247 peserta beserta pendamping sejumlah 33 orang," katanya.

M. Amin meminta kepada panitia dan para dewan juri agar pelaksanaan seleksi ini dilakukan dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab. Sehingga nanti yang menjadi utusan Aceh di tingkat nasional benar-benar memiliki kompetensi tanggung untuk bertarung dengan peserta-peserta lain di tingkat nasional.

Sementara itu Plh. Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Dr. Asbaruddin dalam sambutannya mengatakan, lomba ini bukanlah tujuan akhir dari pendidikan vokasi, ini hanya stimulus untuk membuktikan bahwa siswa SMK di Aceh mampu dan berkompeten.

Hal itu karena SMA dan SMK memiliki perbedaan. SMA berorientasi pada keberlanjutan ilmu pengetahuan, sementara SMK berorientasi pada pekerjaan.

“Kita SMK dituntut untuk melahirkan lulusan yang siap untuk bekerja, karena itu saya meminta agar para guru dan kepala cabang harus mampu memahami filosofi dari SMK,” katanya.

Kepada pihak sekolah Asbar berpesan agar jangan sampai menamatkan siswa yang belum memiliki skil sehingga tidak siap untuk bekerja. Asbaruddin yang juga Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan Aceh ini tidak mau jika lulusan SMK akan menambah angka pengangguran di Aceh.

“Kita tentunya tidak mau anak-anak kita saat lulus nantinya menjadi pengangguran. Oleh karena itu jangan tamatkan atau luluskan jika memang belum siap untuk bekerja, baik di dunia usaha maupun dunia industri,” pesannya.

Pembukaan kegiatan bertajuk “Membangun Aceh Bersama Peserta Vokasi Berprestasi” ini turut dihadiri oleh para peserta, pendamping, para kepala cabang dinas dari masing-masing wilayah, para kepala bidang, hingga perwakilan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

Keyword:


Editor :
Zulkarnaini

riset-JSI
Komentar Anda