Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Berita / Aceh / Mahasiswa KKN Relawan Unimal Teknik Industri Pasang Jalur Evakuasi di Desa Matang Keupatang

Mahasiswa KKN Relawan Unimal Teknik Industri Pasang Jalur Evakuasi di Desa Matang Keupatang

Minggu, 15 Februari 2026 10:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Relawan dari Jurusan Teknik Industri Universitas Malikussaleh (Unimal) menginisiasi pembuatan dan pemasangan plang jalur evakuasi di Desa Matang Keupatang, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara. [Foto: dokpri]


DIALEKSIS.COM | Lhoksukon - Kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Relawan dari Jurusan Teknik Industri Universitas Malikussaleh (Unimal) melakukan langkah konkret dalam mitigasi bencana di Desa Matang Keupatang, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara. 

Para mahasiswa ini menginisiasi pembuatan dan pemasangan plang jalur evakuasi pada kamis (12/2/2026) sebagai respons atas kerentanan desa tersebut terhadap bencana banjir tahunan yang kerap melanda wilayah tersebut.

Program ini bermula dari observasi mahasiswa terhadap minimnya penanda arah saat keadaan darurat. Mengingat Desa Matang Keupatang merupakan salah satu titik yang terdampak cukup parah saat banjir kiriman meluap, keberadaan jalur evakuasi yang jelas menjadi kebutuhan mendesak.

"Kami menerapkan disiplin ilmu Teknik Industri, khususnya dalam hal tata letak (layout) dan sistem informasi visual, untuk menentukan titik strategis pemasangan plang agar mudah terlihat oleh warga bahkan dalam kondisi panik atau cuaca buruk," ujar Ketua Kelompok KKN Relawan Unimal Teknik Industri Muhammad Rahmat Zulfikri Tinendung.

Proses penentuan titik evakuasi tidak dilakukan sepihak. Mahasiswa berkoordinasi dengan perangkat desa dan tokoh masyarakat untuk memastikan jalur yang dipilih adalah jalur yang terpendek yang memiliki dataran yang lebih tinggi dan aman.

Kepala Desa Matang Keupatang menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, bantuan mahasiswa KKN kali ini sangat menyentuh aspek keselamatan jiwa.

"Selama ini warga hanya mengandalkan insting saat banjir datang. Dengan adanya plang ini, setidaknya ada panduan visual yang jelas bagi warga, terutama bagi lansia dan anak-anak, untuk menuju tempat yang lebih aman, serta memudahkan proses evakuasi saat bencana melanda" ungkap Kepala Desa Matang Keutapang Marzuki.

Dengan program pemasangan ini palng jalur evakuasi ini, diharapkan kesiap siagaan masyarakat Matang Keupatang dalam menghadapi bencana alam semakin meningkat, sekaligus meminimalisir risiko jatuhnya korban jiwa di saat bencana alam melanda kembali. [*]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI