Beranda / Berita / Aceh / McDonald's Buka Gerai Pertamanya di Bathoh, Sekdako: Banda Aceh Terbuka Bagi Investor

McDonald's Buka Gerai Pertamanya di Bathoh, Sekdako: Banda Aceh Terbuka Bagi Investor

Sabtu, 19 Agustus 2023 21:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Pemotongan pita pada peresmian gerai McDonalds yang pertama di Banda Aceh, Sabtu (19/8/2023). [Foto: Diskominfotik Banda Aceh]

DIALEKSIS.COM | Aceh - McDonald’s Indonesia di bawah naungan PT Rekso Nasional Food meresmikan restoran pertamanya di Aceh, tepatnya di Kota Banda Aceh, Sabtu (19/8/2023).

Diberi nama McDonald’s Batoh Aceh, restoran franchise makanan cepat saji tersebut terletak di Jalan Dr Mr Mohd Hasan, Batoh, Kecamatan Lueng Bata.

Sekdako Wahyudi mewakili Pj Walikota Amiruddin mengatakan, Pemko Banda Aceh menyambut baik kehadiran para investor

“Dan sebuah kebanggaan McDonald’s, brand internasional, hadir di tengah-tengah kita. Dan ini tentunya akan menambah pendapatan bagi kas daerah dan menimbulkan multiplier effect bagi kota kita, khususnya dari sisi ekonomi," jelasnya.

Ia pun meminta kepada jajaran manajemen McDonald’s untuk mengabarkan kemudahan berinvestasi di Banda Aceh kepada rekan-rekan investor lainnya. 

"Tentu harus berjalan dalam koridor syariat dan local wisdom yang berlaku di Aceh," tutur Wahyudi.

Sekdako juga berharap, McDonal’s bisa menghadirkan gerai lainnya di sudut kota lainnya. “Kami harap ini bukan gerai satu-satunya yang hadir. Masih ada sisi barat dan timur kota yang bisa kita manfaatkan demi mendongkrak perekonomian,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Store Development Director of McDonald’s Indonesia Ratna Wirahardikusumah mengatakan, pihaknya merasa bangga bisa hadir di Banda Aceh. 

“Apresiasi dan terima kasih kami kepada Pemko Banda Aceh atas kemudahan perizinan selama dibangunnya restoran ini," tuturnya.

Adapun McDonald’s Batoh Aceh turut dilengkapi dengan fasilitas drive thru dua jalur, party room, playland, dan akses wi-fi bebas biaya. 

“Seperti halnya restoran McDonald’s Indonesia lainnya, di sini juga tersedia tempat ibadah (musala) yang dapat dimanfaatkan tidak hanya bagi konsumen, tetapi juga masyarakat umum,” katanya. [DKB]

Keyword:


Editor :
Indri

Berita Terkait
    riset-JSI
    Komentar Anda