Beranda / Berita / Aceh / Merugi Semasa Corona, Ini Saran General Manager Kyriad Untuk Pemerintah

Merugi Semasa Corona, Ini Saran General Manager Kyriad Untuk Pemerintah

Sabtu, 11 April 2020 15:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Indra Wijaya
Foto: Net

DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Menyikapi dunia wirausaha di bidang perhotelan yang merugi selama pandemi virus Corona (Covid-19), General Manager Kyriad Muraya Hotel, Bambang Pramusinto meminta kepada Pemerintah Aceh agar pajak dibebaskan.

"Pertama pajak kita mintak dibebaskan. Karena kita sekarang pengusaha tidak punya uang untuk bayar pajak," ungkap Bambang saat dihubungi dialeksis.com Jum'at (10/4/2020).

Selain itu ia meminta kepada pihak perbankan agar pengusaha dapat membayar pokok hutang mereka saja ke pihak perbankan.

"Pengusaha masih mau mencari uang untuk bayar pokok hutangnya saja di perbankan dan bunganya direschedule," sebutnya.

Terakhir ia meminta kepada pemerintah agar memberi diskon listrik kepada pengusaha dan BPJS kesehatan ia mintak untuk digratiskan.

"Listrik kita minta diskon dan BPJS Kesehatan kita minta digratiskan selama wabah virus Covid-19 ini, "mintanya.

Sebelumnya juga ia menyampaikan dampak dari pandemi virus corona (Covid-19), selama bulan Maret, Kyriad Hotel Muraya merugi Rp1.2 M dari penghasilan biasanya mereka terima Rp3 M lebih. Ia menyebutkan kerugian tersebut tak hanya dirasakan oleh hotel Kyriad saja. Namun beberapa hotel yang ada di Banda Aceh juga mendapat dampak dari wabah virus corona ini. (IDW).

Keyword:


Editor :
Im Dalisah

riset-JSI
Komentar Anda