Logo Dialeksis
Beranda / Berita / Aceh / Plt Gubernur Aceh Surati Gubernur Sumut Agar Perlancar Logistik Masuk ke Aceh

Plt Gubernur Aceh Surati Gubernur Sumut Agar Perlancar Logistik Masuk ke Aceh

Senin, 30 Maret 2020 19:31 WIB

Font: Ukuran: - +


Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah. [Foto: IST/Dialeksis.com]


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Setelah menyurati Menteri Perdagangan untuk memenuhi kebutuhan gula dan peluang pengusaha melakukan impor gula dan kebutuhan alat medis, Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Nova Iriansyah juga menyurati langsung Gubernur Sumatera Utara (Sumut), meminta agar melancarkan transportasi logistik dari Medan ke Aceh.

"Surat Pak Plt Gubernur Aceh kepada Gubernur Sumatera Utara meminta supaya membantu kelancaran transportasi distribusi kebutuhan logistik ke Aceh," kata Juru bicara COVID-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani atau disapa SAG, Minggu (29/3/2020) malam.

Tidak hanya itu, untuk menjamin kebutuhan pangan dan keperluan yang bersumber dari Bulog, Plt Gubernur Aceh ikut menyurati kepala Bulog, untuk kepastian kebutuhan pokoh rakyat Aceh terpenuhi.

"Ada tiga surat memang, untuk Gubernur Sumut, Kepala Bulog, dan Menteri Perdagangan. Dalam surat kepada menteri Perdagangan selain meminta penambahan stok Gula dan melancarkan distribusi. Ada dua surat untuk Menteri Perdagangan, satu lagi Plt Gubernur meminta agar Menteri memberi peluang kepada pengusaha lokal untuk melakukan impor langsung," jelas SAG.

Dalam kesempatan itu, SAG meminta kepada masyarakat agar tidak cemas selama Lockdown akibat virus corona, karena stok kebutuhan pangan Aceh cukup.

Sebelumnya SAG ikut menjelaskan apabila masyarakat Aceh tidak perlu khawatir dengan kebutuhan sehari-hari, karena pemerintah Aceh sudah menyediakan stock beras sebanyak 78.310,2 ton yang diperkirakan cukup hingga bulan September, sedangkan kebutuhan gula dan minyak goreng tersedia hingga beberapa Bulan ke depan.

Namun, lanjut SAG, Plt Gubernur juga meminta kepada pengusaha gabah sementara tidak melepas gabah ke luar daerah, karena kebutuhan gabah di Aceh harus terpenuhi. (dka)

Editor :
Sara Masroni

riset-JSI
Komentar Anda