Beranda / Berita / Aceh / Prodi Studi Hukum Keluarga UIN Ar-Raniry Raih Akreditas A

Prodi Studi Hukum Keluarga UIN Ar-Raniry Raih Akreditas A

Jum`at, 08 Januari 2021 16:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Auliana Rizky

Wakil Rektor I  Bidang Akademik dan Kelembagaan, Gunawan [IST]

DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh kembali raih program studi yang berakreditasi A. 

Setelah menempuh pendidikan selama pandemi, hal ini tak menjadi hambatan untuk UIN dalam meningkatkan akreditas yang lebih baik, Program Studi S1 Hukum Keluarga yang awalnya berakreditasi B kemudian mendapat peringkat A dengan jumlah nilai 362. Rasa syukur itu disampaikan oleh Gunawan Adnan selaku Wakil Rektor Bidang Akademik UIN Ar - Raniry. 

Terkait berkas yang diajukan, semuanya itu hasil dari BAN-PT yang berwenang dalam mendapatkan akreditas tersebut. 

"Saya pikir kita sebagai pimpinan memberikan apresiasi atas capaian yang sangat luar biasa, karena gak gampang dapat A itu, Banyak hal yang dinilai baik perencenaan, mahasiswa, dosen, alumni berapa lama menunggu untuk mendapatkan pekerjaan, dan lainnya," jawabnya ketika diwawancarai Dialeksis.Com, Jumat (8/1/2021). 

"Makanya dapat A itu suatu hal yang patut disyukuri dan kepada yang prodi bersangkutan beserta pimpinan dari fakultas tersebut harus diapreasi, paling kurang mereka diperhatikan," ujarnya lagi.

Sepatutnya juga, hal ini menjadi contoh bagi prodi lainnya dalam meningkatkan akreditasi.

"Prodi lain harus kita berikan stimulus ransangan supaya mereka segera nyusul dan semua yang masih D kita dorong terus segera diakreditasi, tidak harus mati akreditasi B itu baru usul, jadi kita perlu dorong ketika kita sudah yakin akreditasinya akan dapat A kita dorong suruh akreditasi kembali walaupun akreditasi B baru saja keluar, tapi dengan catatan persiapannya sudah matang," jelas Gunawan.

Semua elemen harus berkontribusi, baik dari kalangan dosen, mahasiswa, dan lainnya yang terkait.

"Akreditasi itu didukung dari semua elemen, dosen bagus, sarana bagus, tapi kalau mahasiswanya tidak berprestasi, ugal-ugalan itu juga tidak bakalan dapat A, jadi saya pikir harus bekerja sama secara sinergi untuk mendapatkan A itu," tutupnya. 

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI
Komentar Anda