Beranda / Berita / Aceh / RS Terapung Kapal Malahayati Tiba di Pelabuhan Ulee Lheue, Layani Pengobatan Gratis

RS Terapung Kapal Malahayati Tiba di Pelabuhan Ulee Lheue, Layani Pengobatan Gratis

Minggu, 02 Juli 2023 20:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Rumah Sakit Terapung Kapal Malahayati tiba di Pelabuhan Ulee Lheu, Banda Aceh, Minggu (2/7/2023), dini hari. [Foto: Ist.]


DIALEKSIS.COM | Aceh - Rumah Sakit Terapung Kapal Malahayati yang dilepas secara resmi oleh Ketua Umum PDI-Perjuangan, Megawati Soekarno Putri pada tanggal 10 Juni lalu di Dermaga Kade Inggom VVQ9+5M6, Tanjung Priok, Jakarta, tiba di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, Minggu (2/7/2023), dini hari. 

 Setelah mengarungi lautan selama 24 hari, dan sempat mundur dari jadwal karena cuaca buruk, RS Terapung Kapal Malahayati dengan misi kemanusiaan akhirnya tiba di Pelabuhan Ulee Lheu dengan membawa 12 ABK beserta kru medis yang terdiri dari 6 orang.

Kedatangan RS Terapung Kapal Malahayat langsung disambut oleh Ketua Bidang Sosial dan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) DPP PDI Perjuangan serta pengurus DPD dan DPC PDI-P dari Aceh.

Ketua Bidang Sosial dan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) DPP PDI Perjuangan, Ribka Ciptaning mengatakan bahwa awalnya RS Terapung Kapal Malahayati ini dijadwalkan tiba pada hari sabtu di pelabuhan malahayati, namun karena terkendala cuaca, jadwal tiba mundur menjadi hari Minggu dini hari pukul 01.00 WIB di pelabuhan Ulee Lheu.

“Jadi kapal ini setelah dilepas ibu Mega pada 10 Juni lalu, RS Terapung Kapal Malahayati ini dijadwalkan akan tiba pada hari sabtu di pelabuhan malahayati, namun karena terkendala cuaca, dan itu diluar dari prediksi, jadwal tiba mundur menjadi hari Minggu dini hari pukul 01.00 WIB di pelabuhan Ulee Lheu," kata Ribka dalam keterangan yang diterima oleh dialeksis.com, Minggu (2/7/2023).

Ribka mengatakan misi kemanusiaan RS Terapung Kapal Malahayati tetap berjalan sesuai jadwal selama 3 hari, dari tanggal 1 - 3 Juli untuk kegiatan pengobatan gratis, pembagian sembako, pembagian bantuan sosial serta pembagian peralatan kesehatan seperti kursi roda bagi penyandang disabilitas dan kategori lansia.

"Misi kemanusiaan tetap berjalan sesuai jadwal selama 3 hari di Banda Aceh ini dilaksanakan di dua titik, yaitu Pelabuhan Malahayati dan Pelabuhan Ulee Lheu,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPD PDI-P Aceh, Muslahudin Daud mengatakan bahwa pengobatan gratis ini telah dilaksanakan selama dua hari dan tidak ada persyaratan apapun bagi warga yang ingin berobat.

Dalam hal ini, pihaknya telah menyiapkan 10 dokter dan beberapa tenaga medis untuk melayani warga.

“Bagi warga yang ingin berobat, dipersilahkan datang dan gratis. Tidak ada persyaratan apapun, karena kita sudah menyiapkan 10 dokter dan beberapa tenaga medis untuk melayani di dua titik, yaitu Pelabuhan Malahayati dan Pelabuhan Ulee Lheu," katanya.

Selain menyambut kedatangan RS Terapung KM Malahayati, serta melakukan misi kemanusiaan, rombongan dari DPP PDI Perjuangan beserta DPD dan DPC seluruh Aceh juga melakukan ziarah dan doa bersama di makam pahlawan Malahayati, di Gampong Lamreh, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar.

"Kita akan melayani masyarakat sesuai dengan tenaga medis yang kita persiapkan. Semoga masyarakat puas," pungkasnya. [*]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI
Komentar Anda