Beranda / Berita / Aceh / USK Launching Platform Pembelajaran Remedial GetMath Untuk Siswa SMP

USK Launching Platform Pembelajaran Remedial GetMath Untuk Siswa SMP

Jum`at, 11 Agustus 2023 19:00 WIB

Font: Ukuran: - +


DIALEKSIS.COM | Aceh - Sejak tahun 2020, Pusat Riset dan Pengembangan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PRP-PMRI) Universitas Syiah Kuala (USK) telah mengembangkan platform pembelajaran remedial matematika, sebagai salah satu inovasi pembelajaran berbasis digital. 

Platform remedial matematika telah diujicobakan pada 1074 siswa SMP Negeri yang ada di Banda Aceh pada tahun 2022 untuk mengatasi learning loss. Platform remedial matematika memuat soal tes, materi, dan video pembelajaran. Platform ini sesuai dengan pembelajaran berdiferensiasi karena video dan materi pembelajaran disediakan sesuai dengan kebutuhan siswa. 

Pada tahun 2023 ini, platform remedial matematika akan di-hirilisasi-kan kepada semua siswa SMP di Kota Banda Aceh. Oleh karena itu USK bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Banda Aceh mengadakan kegiatan launching platform GetMath tersebut pada Jumat (11/8/2023). Kegiatan launching platform ini merupakan bagian dari Hibah Program Profesor Berkarya yang didanai oleh USK.

Setelah Launching di Auditorium Lantai 3 FKIP USK, dilaksanakan simulasi penggunaannya di Lab Komputer FKIP USK. Kegiatan ini dihadiri oleh 130 peserta yang terdiri dari Rektor/Wakil Rektor USK, Ketua LPPM USK, Dekan FKIP USK, Tim PRP-PMRI USK, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh, Pengawas, Majelis Pendidikan Daerah Kota Banda Aceh, Kepala Sekolah SMP Negeri Banda Aceh, Guru Matematika SMP Banda Aceh, dan Mahasiswa Pendidikan Matematika USK.

Simulasi platform GetMath, pembelajaran remedial matematika, Jumat (11/8/2023). [Foto: dok. USK]

Dipandu oleh Mulia Lestari selaku MC, acara launching dan simulasi ini diawali dengan kata sambutan dari kepala PRP-PMRI USK Prof. Dr. Rahmah Johar, S.Pd., M.Pd., yang menyampaikan bahwa program remedial dikembangkan berdasarkan teori belajar yaitu siswa memiliki kecepatan yang berbeda dalam menerima informasi sehingga ada siswa yang langsung dapat memahami materi ada yang memerlukan pengulangan, sementara guru memiliki waktu yang terbatas untuk mengulang penjelasan. 

"Oleh karena itu perlu disediakan platform remedial sehingga siswa bisa belajar secara berulang-ulang “di mana pun” dan “kapan pun”, bisa menggunakan laptop dan juga android. Dengan adanya program remedial diharapkan memberikan dampak positif terhadap hasil belajar siswa," ucap Prof Rahmah.

Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh Sulaiman Bakri, S.Pd., M.Pd. menyampaikan harapannya bahawa platform GetMath dapat mengatasi kelemahan kegiatan remedial.

"Harapannya, launching dan simulasi platform GetMath sebagai pembelajaran remedial matematika dapat mengatasi kelemahan kegiatan remedial yang ada di sekolah selama ini," ucap Sulaiman saat memberikan kata sambutan.

Dirinya menyebut, platform ini merupakan metode terbaru, diharapkan guru dapat menerapkan di sekolah sehingga membantu meningkatkan mutu pendidikan di Aceh khususnya. 

"Adanya platform GetMath ini merupakan awal kebangkitan pendidikan di Kota Banda Aceh," pungkas Kadisdikbud Banda Aceh.

Kegiatan launching dan simulasi yang dibuka langsung oleh Rektor USK Prof. Dr. Ir. Marwan, turut menyampaikan bahwa platform remedial merupakan platform siap pakai yang dirancang untuk meningkatkan mutu pendidikan.

"Platform ini bisa digunakan untuk mengatasi learning loss. Harapannya platform remedial GetMath bisa digunakan sebagai tambahan pembelajaran sehingga bisa mengejar ketinggalan yang dihadapi siswa. Selain itu, materi yang ada pada platform remedial perlu diupdate terus dan guru bisa memberikan feedback untuk penyempurnaan platform ini" kata Rektor USK.

Sementara itu, Guru SMP Negeri 6 Banda Aceh yang telah menggunakan platform pembelajaran remedial matematika, Pajarina, S.Pd., M.Pd. mengatakan, platform pembelajaran remedial sangat membantu guru maupun siswa dalam melaksanakan kegiatan remedial karena dapat menghemat waktu untuk mempersiapkan remedial. 

"Materi dan video pembelajaran yang disajikan pada platform tersebut sangat lengkap, menarik, dan tidak monoton seperti buku. Soal yang terdapat pada platform pembelajaran remedial juga sesuai dengan indikator dan kebutuhan siswa, jika siswa salah dalam menjawab soal maka akan muncul video dan materi pembelajaran," terangnya.

Pajarina berharap semua guru dapat memanfaatkan platform tersebut untuk membantu siswa dalam mengikuti remedial.

Sebagai salah satu siswa yang telah menggunakan platform remedial, Ghozi Fathin Alfarisyi dari SMP Negeri 6 Banda Aceh merasa senang saat menggunakan platform remedial, karena ketika salah dalam menjawab soal maka akan muncul video dan materi pembelajaran sehingga mengerti dan bisa menjawab soal yang setara dengan soal yang sebelumnya dijawab salah. 

"Dengan menggunakan GetMath, saya menjadi lebih tertarik untuk belajar matematika karena tidak membosankan," tuturnya dengan gembira. [*]


Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI
Komentar Anda