Beranda / Berita / Pemkot Bogor Siapkan 101 Liang Lahat Khusus Pasien COVID-19

Pemkot Bogor Siapkan 101 Liang Lahat Khusus Pasien COVID-19

Sabtu, 10 April 2021 13:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Ilustrasi

DIALEKSIS.COM | Bogor - Sebanya 101 lubang makam tambahan untuk pasien COVID-19 yang meninggal akan disiapkan Pemerintah Kota Bogor.

Liang lahat khusus jenazah COVID-19 itu akan dipersiapkan jelang Ramadan tahun ini, oleh Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pemakaman pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan, hal tersebut dilakukan sebagai antisipasi, agar petugas pemakaman tidak kerepotan, apabila terjadi ledakan kematian akibat COVID-19 pada Ramadan nanti.

"Antisipasi ini dilakukan sama seperti Ramadan tahun sebelumnya. Ini bukan mendahului takdir, tetapi kita antisipasi supaya para petugas pemakaman tidak kerepotan, apabila terjadi ledakan kematian akibat kasus COVID-19 kan kasian mereka sedang puasa," katanya, dilansir dari Ayobandung.com -jaringan Suara.com, Sabtu (10/4/2021).

Sementara itu, Kepala UPTD Pemakaman Kota Bogor, Toto Gunarto mengatakan, 101 liang lahat untuk jenazah COVID-19 tersebut disebar di beberapa tempat pemakaman umum (TPU) di Kota Bogor.

"Di TPU Situ Gede 40 (lubang), TPU Kayumanis 40, TPU Mulyaharja sekarang ada pemakaman COVID juga kita buatkan sekitar 15, yang non-Muslim di kita siapkan 6 di TPU Gunung Gadung," ujarnya.

Ketika bulan Ramadan, para petugas makam akan bertugas dengan sistem shift, terutama saat Idulfitri.

Dipersiapkannya lubang makan tersebut dapat memudahkan pekerjaan dari para petugas yang tidak seluruhnya turun ke lapangan. Serta membiarkan para petugas untuk beribadah dengan khusyuk sebelum bertugas.

“Dari delapan TPU yang ada di Kota Bogor, kita memiliki 69 petugas. Nantinya pada Ramadan dan Idul Fitri mereka akan berkerja dengan sistem shifting. Waktunya lebaran biasanya menjelang sholat id di rumah dulu. Setelah itu jam 10-an mulai pemakaman lagi,” tutupnya.[Suara.com]


Keyword:


Editor :
M. Agam Khalilullah

dinas pendidikan idul fitri
riset-JSI
Komentar Anda