Logo Dialeksis
rsu bireun
Beranda / Berita / Dunia / Dianggap Tidak Mampu secara Moral, Presiden Peru Hadapi Pemakzulan

Dianggap Tidak Mampu secara Moral, Presiden Peru Hadapi Pemakzulan

Sabtu, 12 September 2020 17:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Presiden Peru, Martin Vizcarra. [Foto: Kantor Presiden Peru/Handout via Reuters]


DIALEKSIS.COM | Peru - Kongres Peru telah memilih untuk melakukan proses pemakzulan terhadap Presiden Martin Vizcarra karena "ketidakmampuan moral" di tengah tuduhan Presiden mencoba menghalangi penyelidikan korupsi terkait kontrak pemerintah senilai hampir $50 ribu yang diserahkan kepada seorang penyanyi yang kurang dikenal.

Mosi pemakzulan yang dilakukan hari Jumat (11/9/2020) disetujui oleh 65 suara, dengan 36 menentang dan 24 abstain.

Lima puluh dua suara dari 130 anggota Kongres diminta untuk memulai persidangan minggu depan, dan 87 suara akan dibutuhkan untuk mencopot Vizcarra dari jabatannya.

Enam dari sembilan partai, mewakili 95 dari 130 kursi di Kongres, mendukung mosi tersebut.

Mosi itu berisiko menjerumuskan Peru lebih jauh ke dalam krisis saat sedang memerangi Covid-19. Negara Andes tersebut juga berada dalam pergolakan krisis ekonomi, dengan pandemi yang memangkas produk domestik bruto (PDB) kuartal kedua sebesar 30 persen.

Vizcarra, yang tidak memiliki partai dan berkuasa sejak 2018, mengatakan tidak akan mengundurkan diri. September lalu, Vizcarra menghadapi upaya sebelumnya untuk mendakwa dia karena ketidakmampuan dan membubarkan Kongres. (Reuters)

Editor :
Indri

BPBD
riset-JSI
pna
Komentar Anda