Beranda / Berita / Dunia / Dua Orang Tewas dan Puluhan Lainnya Masih Hilang Usai Longsor di Yunnan China

Dua Orang Tewas dan Puluhan Lainnya Masih Hilang Usai Longsor di Yunnan China

Senin, 22 Januari 2024 18:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Petugas penyelamat di wilayah Zhenxiong bekerja pada suhu di bawah nol derajat. [Foto: Supplied/BBC.com]


DIALEKSIS.COM | Dunia - Setidaknya dua orang tewas sementara puluhan lainnya hilang setelah tanah longsor melanda provinsi Yunnan di barat daya Tiongkok.

Longsor di kota Zhaotong terjadi pada Senin (22/1/2024) pukul 05:51 waktu setempat (21:51 GMT), menyebabkan 47 orang terjebak.

Presiden Xi Jinping telah memerintahkan penyelamatan "habis-habisan" di daerah yang mengalami suhu di bawah nol derajat.

Stasiun televisi pemerintah CCTV melaporkan bahwa dua jenazah yang "tidak responsif" sejauh ini telah dikeluarkan dari reruntuhan.

Seorang warga desa Liangshui mengatakan kepada Jimu News bahwa tanah longsor terjadi saat mereka sedang tidur.

“Suaranya keras sekali, ada juga yang bergetar, rasanya seperti gempa besar,” ujarnya.

Klip video yang dibagikan di media sosial menunjukkan tim penyelamat berjalan di atas tumpukan puing dengan latar belakang pegunungan yang tertutup salju. Barang-barang pribadi terlihat berserakan di antara reruntuhan bangunan.

Penyebab tanah longsor tidak jelas, namun wilayah pegunungan terpencil rawan longsor karena lokasinya. Banjir juga sering terjadi. Daerah tersebut juga memiliki banyak tambang batu bara.

News China mengutip penduduk desa lain yang mengatakan bahwa sebagian besar penduduk di sana adalah orang tua dan anak-anak.

Wakil Perdana Menteri Tiongkok Zhang Guoqing memimpin kelompok kerja ke lokasi tersebut untuk memandu operasi penyelamatan.

Pada bulan Januari 2013, setidaknya 18 orang tewas akibat tanah longsor di wilayah yang sama, Zhenxiong. [BBC]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI
Komentar Anda