Rabu, 12 Agustus 2026
Beranda / Ekonomi / 30 IKM Logam Karawang-Bekasi Dibidik Jadi Pemasok Industri Besar

30 IKM Logam Karawang-Bekasi Dibidik Jadi Pemasok Industri Besar

Selasa, 11 Agustus 2026 13:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Redaksi

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong industri kecil dan menengah (IKM) logam masuk ke rantai pasok industri besar. [Foto: dok. Kemenperin]


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong industri kecil dan menengah (IKM) logam masuk ke rantai pasok industri besar. Langkah ini diharapkan memperluas pasar IKM sekaligus memperkuat penggunaan produk dalam negeri.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan IKM berperan penting dalam menggerakkan ekonomi dan menyerap tenaga kerja. Kemitraan dengan industri besar dinilai dapat meningkatkan kapasitas, kualitas, dan daya saing IKM.

"Penguatan kemitraan antara IKM dan industri besar menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kinerja IKM sekaligus memperkuat ketahanan industri manufaktur nasional," ujar Agus, Selasa (11/8/2026).

Untuk merealisasikan hal tersebut, Kemenperin menggelar fasilitasi kemitraan IKM logam dengan industri besar di Jawa Barat pada 29-30 Juli 2026. Kegiatan ini menggandeng Asosiasi Pengusaha Engineering Karawang (APEK).

Sebanyak 30 IKM logam dari Karawang dan Bekasi mengikuti kegiatan tersebut. Mereka memiliki kemampuan di bidang fabrikasi, machining, pembuatan komponen logam hingga jasa pendukung industri.

Dirjen IKMA Kemenperin Reni Yanita mengatakan temu bisnis tersebut menjadi kesempatan bagi IKM memahami kebutuhan industri sekaligus membuka peluang menjadi pemasok.

"Kami berharap kegiatan ini menghasilkan tindak lanjut kemitraan yang nyata dan berkelanjutan sehingga dapat memperkuat ekosistem industri nasional," kata Reni.

Sejumlah perusahaan yang terlibat antara lain PT Perkebunan Nusantara, PT Hitachi Construction Machinery Indonesia, PT Yogya Presisi Teknikatama Industri, dan PT Sarandi Karya Nugraha.

Kemenperin berharap semakin banyak IKM logam masuk rantai pasok industri besar sehingga kapasitas usaha meningkat dan struktur industri manufaktur nasional semakin kuat. [red]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI