Beranda / Feature / Kapolres Dody ; Ketika Ada Panggilan Hentikan Semua Kegiatan

Kapolres Dody ; Ketika Ada Panggilan Hentikan Semua Kegiatan

Rabu, 22 November 2023 10:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Bahtiar Gayo

DIALEKSIS.COM| Feature- Prinsip hidup seseorang menentukan pola pikir dan tindakanya. Kekuatan hati akan mampu menggerakan tubuh agar seirima dengan jiwa. Bila jiwa sudah menyatu dengan tubuh, seluruh kegiatan akan dilakukan dengan ihlas dan tidak menjadi beban.

Untuk itu, selagi ada kesempatan berbuat baik, maka lakukanlah dengan ihlas. Hidup ini singkat, jangan sia-siakan waktu yang diberikan Tuhan dalam menapaki kehidupan ini.

“Kalau ada panggilan hentikan seluruh kegiatan. Raihlah kemenangan. Hidup ini singkat, belum tentu kita hidup sebentar lagi,” kalimat yang lembut terucap dari seorang yang menyandang pangkat dua melati.

“Ayo itu udah ada panggilan, rapat kita bubarkan, nanti selesai shalat kita lanjutkan. Karena saya Kapolres, rapat yang saya pimpin ini berani saya bubarkan. Didirikanlah shalat, raihlah kemenangan,” sebut AKBP. Dody Indra Eka Putra.

Suara panggilan dari masjid Agung Ruhama Takengon menggema. Dody bersama anggota yang sedang rapat menanggalkan sepatu, menggantinya dengan sandal jepit.

Pemandangan itu Dialeksis.com saksikan, ketika azan zuhur berkumandang. Kapolres Aceh Tengah dikenal sebagai jamaah Masjid Agung Ruhama Takengon. Waktu berjamaah dijaga, bukan untuk menghadap sang pencipta, namun bersilaturahmi dengan saudaranya sesama aqidah.

Tidaklah berlebihan bila jamaah masjid kebanggaan rakyat Gayo ini kenal dan akrab denganya. Bahkan jadwal ngopi bareng usai shalat subuh menjadi agenda rutinya.

“Saya tidak tentu hidup lama, makanya selagi ada kesempatan raihlah kemenangan itu, tinggalkan segala aktivitas ketika ada panggilan. Tuhan sayang dengan kita makanya Tuhan memanggil kita,” sebutnya.

Kapolres berharap anggotanya mendekatkan diri kepada Tuhan, sesuai dengan kepercayaan. Untuk memberikan sugesti kepada anggota agar dekat kepada sang khaliq, ada agenda rutin di Polres, yakni siraman rohani pada Kamis pagi.

Ada pembacaan Yasin bersama-sama, kemudian dilanjutkan dengan tausiah. Kegiatanya ada kalanya di Mapolres Aceh Tengah, atau di Menasah Asrama Polisi.

Untuk hari Jumat, ada agenda khusus dari Polres Aceh Tengah, menyambangi keluarga yang kurang mampu, memberikan bantuan sembako. Kegiatan sosial itu rutin dilakukan setiap jumat. Bahkan ada juga agenda rutin bedah rumah dari Polres. Sudah cukup banyak masyarakat Aceh Tengah yang mendapat bantuan rumah.

Kegiatan sosial ini, baik pembangunan rumah untuk kaum dhuafa dan santunan, dananya bersumber dari zakat anggota Polres Aceh Tengah yang langsung dikelola oleh pihak Polres. Kegiatan itu sudah berlangsung lama.

Kapolres ini juga dikenal membangun kebersamaan dengan personilnya. Pasukan tempur yang bergabung dengan Gegana ini senantiasa mengingatkan anggotanya untuk kreatif, jangan semua ide datangnya dari Kapolres. Anggotanya juga harus berinovasi dalam melayani masyarakat.

Selain dikenal akrab dengan anggota, Kapolres yang baru bertugas di Aceh Tengah ini juga sebagai jamaah aktif Masjid Agung Ruhama Takengon. Usai shalat subuh Kapolres sering mengajak jamaah untuk ngopi bareng.

Siapa Dody, sosok Kapolres yang dikenal dengan masjid ini? Dody Indra Eka Putra , dilahirkan di Sidoarjo, 4 September 1978. Pendidikan formal semuanya didapatkan di Sidoarja mulai dari SD sampai SMA, untuk pendidikan S2 dia raih pada tahun 2012 di Universitas Diponegoro.

Alumni Akpol pada 2002, bergabung dalam kesatuan Brigade Mobil (Brimob). Sejak awal mendapatkan tugas dengan pangkat Ipda, Dody sudah ditempatkan di dunia Brimob. Dia pernah menjadi Danton 1 Kompi V/ Pelopor Brimobda Polda Sulteng.

Dody pada tahun 2009 dia dipercayakan sebagai Dankie II Sat Brimob Kepri, pada tahun 2013 dipercayakan sebagai Wakaden Dengegana Brimob Polda Sumsel. Tahun 2016 dipercayakan sebagai Waka Polres Ogan Kemiring Ulu.

Kemudian dipercayakan sebagai Waka Polres Musi Bayuasin, Sumsel. Dilanjutkan menjabat sebagai Kabag Ops Polresta Palembang. Usai dari sana pada tahun 2019 menjadi Danyon Brimob Polda Sumsel.

Kemudian mengikuti menjabat sebagai Pamen Diklat Polri, Dilanjutkan dengan jabatan Kasubagyanma Bagumum Ronrenmin Lemdiklat Polri pada tahun 2020. Kemudian menjadi Pamen Lemdiklat Polri, Pamen Sespim Diklat Polri dan Kasubagpintajas Sespimen Diklat Polri hingga November 2021. Minggu kedua April 2023 Dody resmi dipercayakan menjabat Kapolres Aceh Tengah.

Selama menghirup udara dingin dengan aroma kopi terbaik dunia, Dody dikenal dekat dengan masjid. Menjadi jamaah masjid Agung Ruhama Takengon, dan senantiasa melakukan kunjungan ke lapangan, khususnya pada hari Jumat, berbaur dengan rakyat.

Ketika azan berkumandang, dengan sandal jepit dia sudah melangkahkan kakinya memenuhi kewajiban sebagai hamba.

Raihlah kemenangan, selagi ada kesempatan. Belum tentu umur kita panjang, namun pergunakanlah kesempatan itu selagi diberikan Tuhan. Ketika ada panggilan, hentikan semua kegiatanya. Rapatkan jidatmu ke bumi sebagai hamba. ***


Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI
Komentar Anda