Sabtu, 12 September 2026
Beranda / Pertahanan dan Keamanan / Kapolri: Stabilitas Keamanan Jadi Syarat Utama Iklim Investasi Kondusif

Kapolri: Stabilitas Keamanan Jadi Syarat Utama Iklim Investasi Kondusif

Jum`at, 11 September 2026 16:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan pentingnya menjaga stabilitas keamanan untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif di Indonesia.[Foto: Humas Polri]


DIALEKSIS.COM | Bekasi - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan pentingnya menjaga stabilitas keamanan untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif di Indonesia.

Hal itu disampaikan Sigit saat menghadiri Konsolidasi Akbar Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) di Kawasan Industri MM2100, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (11/9/2026).

"Satu hal yang harus kita jaga adalah bagaimana iklim investasi tetap kondusif. Stabilitas kamtibmas dan keamanan menjadi syarat utama," ujar Sigit.

Kegiatan bertajuk "Hubungan Industrial Berkeadilan dan Kondusivitas Investasi" tersebut dihadiri sekitar 2.000 pekerja dari 1.200 perusahaan di Kawasan Industri MM2100 dan sekitarnya.

Menurut Sigit, Indonesia memiliki potensi besar menjadi tujuan investasi karena didukung kekayaan sumber daya alam dan pasar domestik yang luas. Namun, potensi tersebut harus dibarengi iklim usaha yang sehat serta kepastian hukum.

Keamanan kawasan industri, lanjutnya, bukan hanya memberikan rasa aman bagi pengusaha dan investor. Kondisi tersebut juga penting untuk memastikan operasional perusahaan tetap berjalan dan lapangan pekerjaan bagi pekerja tetap terjaga.

Hal itu semakin penting seiring dengan upaya pemerintah mendorong hilirisasi di berbagai sektor strategis, mulai dari mineral, energi, pangan hingga manufaktur. Hilirisasi diharapkan meningkatkan nilai tambah sekaligus membuka lebih banyak lapangan kerja.

Sigit memastikan Polri akan terus hadir menjaga keamanan agar investasi dan kegiatan usaha dapat berjalan dengan baik.

"Polri ingin meyakinkan para pengusaha dan investor bahwa Indonesia merupakan tempat yang aman dan kondusif untuk berinvestasi," katanya.

Kapolri juga meminta pelaku usaha tidak ragu melaporkan apabila menemukan praktik pungutan liar (pungli), premanisme, maupun tindak kejahatan lain yang mengganggu aktivitas perusahaan.

"Saya minta kepolisian segera menindaklanjuti agar investor tidak ragu untuk masuk ke Indonesia," tegas Sigit.

Selain faktor keamanan, Sigit menilai hubungan industrial yang harmonis juga menjadi kunci keberlangsungan dunia usaha. Perselisihan antara pekerja dan perusahaan diharapkan dapat diselesaikan melalui komunikasi, dialog, dan musyawarah.

Perusahaan diminta menaati aturan serta memenuhi hak-hak pekerja. Di sisi lain, pekerja diharapkan terus meningkatkan profesionalisme, disiplin, dan etos kerja untuk mendukung pertumbuhan perusahaan.

Sigit menilai kesejahteraan pekerja, keberlangsungan dunia usaha, dan stabilitas keamanan merupakan tiga hal yang harus dijaga secara seimbang.

"Dengan semangat persatuan, kemitraan, saling menghormati, dan gotong royong, mari kita wujudkan dunia usaha yang maju, pekerja yang semakin sejahtera, dan stabilitas kamtibmas yang terjaga," pungkasnya. [*]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI