Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Pertahanan dan Keamanan / Keamanan Produk Perikanan Diperketat Jelang Ramadan, KKP Uji Formalin hingga Bakteri Berbahaya

Keamanan Produk Perikanan Diperketat Jelang Ramadan, KKP Uji Formalin hingga Bakteri Berbahaya

Minggu, 15 Februari 2026 13:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Indri

Pemerintah memperketat pengawasan keamanan pangan produk perikanan menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2026 guna memastikan masyarakat mengonsumsi pangan yang aman. [Foto: dok. KKP]


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Pemerintah memperketat pengawasan keamanan pangan produk perikanan menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2026 guna memastikan masyarakat mengonsumsi pangan yang aman. 

Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu menegaskan pengawasan dilakukan menyeluruh dari proses produksi hingga distribusi, termasuk inspeksi lapangan dan pengujian laboratorium terhadap berbagai potensi cemaran.

Kepala Badan Mutu KKP Ishartini mengatakan pengawasan difokuskan pada pencegahan patogen bawaan pangan dan bahan berbahaya yang kerap menjadi perhatian saat permintaan konsumsi meningkat. 

“Selain inspeksi dan surveilan penerapan standar mutu dan keamanan pangan, uji laboratorium juga dilakukan untuk mencegah penyebaran food borne pathogen kepada konsumen,” ujarnya dalam pernyataan resmi yang diterima pada Minggu (15/2/2026).

Ia menjelaskan pengujian mencakup deteksi bakteri seperti E. coli, salmonela, dan listeria, serta pemeriksaan histamin, formalin, logam berat, dan toksin. 

"Pengawasan dilakukan oleh puluhan unit pelaksana teknis di berbagai daerah sejak pertengahan Januari, menyasar tambak, kapal perikanan, hingga unit pengolahan ikan yang memasok pasar domestik," jelasnya. 

Menurut Ishartini, langkah tersebut bertujuan memberi jaminan bahwa produk perikanan yang beredar selama bulan puasa berada dalam kondisi layak konsumsi. Pemerintah berharap penguatan pengawasan dapat menjaga rasa aman masyarakat saat menjalankan ibadah Ramadan tanpa kekhawatiran terhadap risiko kesehatan pangan. [in]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI